Strategi Politik PSI: Penunjukan Taufiqur Rahman sebagai Ketua DPW Sumbar
Sumber Foto: Ingatlah
Latar Redaksi

Strategi Politik PSI: Penunjukan Taufiqur Rahman sebagai Ketua DPW Sumbar

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru-baru ini mengumumkan penunjukan Muhammad Taufiqur Rahman, putra Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumbar. Langkah ini dianggap sebagai strategi politik yang matang dan berpotensi memberikan keuntungan elektoral bagi partai.

Pernyataan ini disampaikan oleh Prof. Asrinaldi, seorang pengamat politik dari Universitas Andalas. Ia menilai penunjukan Taufiqur sejalan dengan citra PSI yang mengusung semangat anak muda dan pembaruan dalam politik nasional. "Dengan latar belakang sebagai anak seorang Gubernur, penunjukan ini sangat strategis," ujarnya.

Prof. Asrinaldi menambahkan bahwa sosok Taufiqur memiliki potensi besar untuk menjangkau pemilih muda. Popularitas yang dimiliki oleh ayahnya diyakini dapat dimanfaatkan oleh PSI untuk meningkatkan dukungan di kalangan pemilih tersebut, terutama menjelang Pemilu mendatang. "Popularitas orang tua Taufiqur Rahman bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan dukungan anak muda sebagai pemilih," ungkapnya.

Ia juga mencermati bahwa penunjukan ini merupakan upaya sadar dari PSI untuk memanfaatkan nama besar Mahyeldi, yang merupakan tokoh senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gubernur aktif. "PSI ingin mengambil keuntungan dari popularitas Mahyeldi lewat anaknya. Jika tidak, apa alasan PSI memilih dia? Ini tentu berkaitan," jelasnya.

Penunjukan Taufiqur Rahman secara resmi diumumkan dalam acara konsolidasi DPP PSI yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 15 Oktober 2025, di mana Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni menyerahkan surat keputusan.

Langkah ini menarik perhatian publik, mengingat posisi Mahyeldi sebagai Ketua DPW PKS Sumbar, yang memperkuat anggapan bahwa PSI berupaya memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut.