Peluncuran Allo Bank oleh Chairul Tanjung: Menjawab Kebutuhan Era Digital
JAKARTA - CT Corp, perusahaan yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung, secara resmi meluncurkan Allo Bank, sebuah aplikasi bank digital super. Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan Allo Bank Festival 2022 yang diadakan pada 20 hingga 22 Mei 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat.
Chairul Tanjung, selaku Chairman CT Corp, menyampaikan bahwa Allo Bank hadir dengan visi dan misi untuk menjadi bank digital terbaik. Aplikasi ini menawarkan layanan perbankan yang terintegrasi dengan ekosistem bisnis CT Corp, bertujuan untuk memberikan nilai tambah yang signifikan kepada masyarakat. "Allo Bank menyediakan produk dan layanan perbankan digital inovatif yang dapat memberikan pengalaman tanpa batas bagi nasabah," ujarnya pada 19 Mei.
Nama Allo merupakan singkatan dari "All in One", yang mencerminkan filosofi "One for All, All For One". Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan ekonomi digital di Indonesia serta perubahan perilaku masyarakat yang lebih cenderung melakukan transaksi secara online.
Allo Bank menawarkan berbagai layanan menarik, seperti Pay Later dan Instant Cash, yang memungkinkan nasabah untuk mendapatkan pinjaman dan cicilan hingga Rp100 juta. Selain itu, bank ini meluncurkan kampanye "Buka Allo, Buka Masa Depan", yang bertujuan untuk mendukung individu dalam mencapai versi terbaik dari diri mereka.
“Allo Bank hadir untuk memberikan nilai tambah pada berbagai aspek kehidupan nasabah demi masa depan yang lebih baik,” tegas Chairul Tanjung. Bank digital ini berkomitmen untuk menyediakan ekosistem yang lengkap agar nasabah dapat meraih tujuan mereka dengan cara yang sederhana, yang diungkapkan dalam slogan #ExperienceASimpleLife.
Untuk memperkenalkan Allo Bank kepada masyarakat, peluncuran bank digital ini dilakukan bersamaan dengan Allo Bank Festival 2022, yang menyajikan berbagai kegiatan menarik, mulai dari festival musik, bazaar makanan, hingga job fair dan instalasi seni.
Allo Bank didirikan pada tahun 1992 dengan nama PT Bank Arta Griya, sebelum berganti nama menjadi PT Bank Harda Internasional (BHI) pada tahun 1996. Bank ini melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) pada tahun 2015 dan kemudian diakuisisi oleh PT Mega Corpora pada Maret 2021. Pada Juni 2021, BHI resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk.
Allo Bank berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan perbankan digital yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital ini.




