Pandangan Staf Istana Buckingham Terhadap Meghan Markle: Dari Kekaguman Menjadi Ketidakpuasan
Seiring dengan keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk mundur dari peran mereka dalam keluarga kerajaan Inggris, muncul informasi baru mengenai persepsi para staf Buckingham Palace terhadap Meghan. Meskipun awalnya mereka mengagumi Meghan, pandangan tersebut berubah seiring waktu.
Menurut laporan, staf istana pada awalnya terkesan dengan Meghan Markle. Mereka mengapresiasi pengetahuannya tentang advokasi hak-hak perempuan serta sikapnya yang percaya diri. Namun, seiringnya waktu, anggota staf mulai merasa bahwa Meghan terlalu banyak menuntut dan kurang menghargai tradisi yang telah ada dalam keluarga kerajaan.
Perubahan Persepsi Staf Istana
Camilla Tominey, seorang jurnalis yang telah meliput kegiatan keluarga kerajaan selama lebih dari satu dekade, menjelaskan bahwa perubahan sikap ini disebabkan oleh latar belakang Meghan yang berasal dari dunia hiburan. “Ada benturan budaya antara dunia selebriti yang dinamis dan dunia kerajaan yang lebih lambat dan hierarkis,” ungkap Tominey.
Dia menambahkan bahwa dalam dunia kerajaan, setiap keputusan biasanya diambil dengan mempertimbangkan apa yang telah dilakukan sebelumnya, berbeda dengan dunia selebriti yang lebih berorientasi pada tuntutan saat itu. Staf istana merasa bahwa Meghan tidak sepenuhnya memahami tradisi tidak tertulis yang ada di dalam keluarga kerajaan.
Hubungan dengan Staf
Walaupun terdapat ketegangan antara Meghan dan anggota staf di Istana Buckingham, yang menyebabkan beberapa staf memilih untuk berhenti, Meghan tampaknya memiliki hubungan yang lebih baik dengan para pekerja di Frogmore Cottage. Hal ini terlihat saat Meghan dan Harry mengadakan makan siang kejutan untuk merayakan anggota staf menjelang akhir tugas mereka di kerajaan.
Dengan kehidupan baru mereka di Los Angeles, banyak yang berharap agar Meghan dan Harry dapat menemukan kebahagiaan dan kedamaian yang mereka cari.




