DPRD Subang Setujui Rancangan APBD Tahun 2026, Fokus pada Efisiensi dan Pembangunan Infrastruktur
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang menjadi sorotan penting dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2026. Rapat yang dihadiri oleh anggota DPRD, pejabat eksekutif, serta perwakilan instansi pemerintah daerah ini bertujuan untuk menyetujui rencana pengelolaan dana yang akan digunakan untuk berbagai program pembangunan di wilayah Subang.
Penurunan Dana Transfer ke Daerah
Salah satu pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah penurunan dana transfer ke daerah, khususnya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Pengurangan dana mencapai Rp361 miliar, yang juga dialami oleh pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Subang dalam merencanakan alokasi anggaran yang efisien dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Efisiensi Belanja dan Prioritas Pembangunan
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, dalam penyampaian pendapat akhir, menyatakan bahwa efisiensi belanja akan diterapkan pada beberapa pos anggaran, seperti perjalanan dinas, konsumsi, dan cetak. Langkah ini diambil untuk memastikan dana yang tersisa dapat dialokasikan secara optimal, terutama untuk belanja modal jalan.
Belanja modal jalan tahun 2026 diusulkan mengalami peningkatan hingga 65,82% dibandingkan dengan APBD murni tahun 2025, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi Berbagai Stakeholder
Rapat paripurna ini melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, para Asda, dan Kepala OPD. Kehadiran pimpinan BUMD, media massa, organisasi masyarakat, serta organisasi kepemudaan juga menunjukkan pentingnya transparansi dan partisipasi publik dalam pengambilan keputusan anggaran.
Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Tantangan dan Peluang di Tahun Mendatang
Meskipun terdapat keterbatasan dana, Pemerintah Kabupaten Subang tetap berkomitmen untuk menjalankan pembangunan berkelanjutan. Fokus pada efisiensi belanja dan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan keuangan. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan APBD 2026 dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.




