Tingkatkan Literasi Digital untuk Cegah Ancaman Penipuan Online di Era Masyarakat 5.0
Sumber Foto: Tribrata News - Polda Sumbar
Teknologi

Tingkatkan Literasi Digital untuk Cegah Ancaman Penipuan Online di Era Masyarakat 5.0

Beranda / Artikel

Fenomena Komunikasi dan Meningkatnya Ancaman Penipuan Digital di Era Masyarakat 5.0

Senin, 24 November 2025 356 Views Artikel

Padang, TBNewssumbar -- Percepatan perkembangan teknologi informasi dan perluasan akses internet dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi keamanan komunikasi digital. Berbagai modus kejahatan siber kian berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang online. Pola penipuan seperti phishing melalui email dan layanan pesan instan, skema investasi abal-abal yang menjanjikan keuntungan tinggi, praktik love scam yang memanfaatkan relasi emosional, hingga pencurian identitas, kini dirancang semakin canggih dan sulit dikenali. Para pelaku memanfaatkan celah psikologis korban — mulai dari rasa penasaran, kepanikan, sampai keinginan memperoleh keuntungan cepat — untuk menyeret mereka ke dalam jebakan digital yang kompleks. Tren ini sejalan dengan temuan Utomo et al. (2024) yang menunjukkan meningkatnya keragaman dan kompleksitas modus penipuan digital di masyarakat era 5.0.

Rendahnya literasi digital masyarakat menjadi salah satu penyebab utama masih masifnya korban penipuan daring. Banyak pengguna internet belum memiliki kemampuan memadai untuk memverifikasi kebenaran pesan mencurigakan, melindungi data pribadi, atau memahami teknik manipulatif yang digunakan scammer. Kelemahan ini diperparah oleh kebiasaan membagikan informasi sensitif secara sembarangan tanpa mempertimbangkan risiko kebocoran data. Bahkan, data sederhana yang dibagikan di ruang digital pun dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menyusun serangan yang lebih terarah. Penelitian Zahara et al. (2024) menegaskan bahwa minimnya pengetahuan masyarakat mengenai digital-safety merupakan faktor dominan yang membuat mereka semakin rentan terhadap berbagai bentuk penipuan online yang terstruktur.

Melihat realitas tersebut, intervensi sistematis melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan mendesak. Program pelatihan yang dirancang secara komprehensif diperlukan agar masyarakat tidak hanya memahami ragam penipuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk menghadapi ancaman digital dalam kehidupan sehari-hari. Model pelatihan berbasis kebutuhan lokal, partisipatif, dan aplikatif berperan penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai keamanan komunikasi digital. Hal ini sejalan dengan temuan Rosliani et al. (2024) yang menunjukkan bahwa pelatihan komunitas mampu meningkatkan kompetensi digital masyarakat desa dan memperkuat pertahanan mereka terhadap berbagai modus penipuan daring.

Selain peningkatan kapasitas individu, strategi pencegahan penipuan juga membutuhkan dukungan komunikasi publik yang inklusif dan mudah dipahami. Materi edukasi harus diterjemahkan dalam bahasa yang sederhana dan disebarkan melalui kanal yang akrab dengan masyarakat, mulai dari sosialisasi tingkat desa, program literasi di sekolah, hingga kegiatan pengabdian masyarakat. Penelitian Sulistyani et al. (2024) membuktikan bahwa edukasi finansial digital berperan signifikan dalam menekan risiko penipuan investasi ilegal, terutama di wilayah yang tingkat literasi teknologinya masih rendah. Pendekatan komunikasi publik yang efektif menjadi penghubung penting antara pengetahuan, kesadaran, dan perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi ancaman penipuan.

Dengan semakin melekatnya teknologi dalam kehidupan sehari-hari, pembangunan kapasitas SDM dalam aspek keamanan digital perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang. Upaya ini bukan hanya tentang memitigasi risiko penipuan, tetapi juga membentuk masyarakat yang lebih kritis, cerdas digital, dan memiliki ketahanan psikologis terhadap manipulasi komunikasi. Sinergi antara literasi digital, pemberdayaan komunitas, dan strategi komunikasi publik yang tepat dapat menjadi fondasi kuat bagi terciptanya ruang digital yang lebih aman, sehat, dan berdaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: WIRA ALFIANDRI

MAHASISWA MAGISTER ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ANDALAS

#Artikel #Mahasiswa #Unand #komunikasi

Terpopuler

1 Ditreskrimum Polda Sumbar ungkap TPPU

2 Polri Amankan Tersangka Pengelola Situs Penyebar Video Porno Anak

3 Polisi Berhasil Amankan Pelaku Mutilasi Koper Merah di Ngawi

4 Ditreskrimsus Polda Sumbar ungkap Tindak Pidana Korupsi

5 Kapolda Imbau Orang Tua Hingga Guru Berperan Aktif Cegah Tawuran

Terbaru

Bhabinkamtibmas Nagari Kuranji Hilir Kawal Penyaluran Bantuan Kemensos

Satresnarkoba Polres 50 Kota Tangkap Seorang Pria Diduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Pangkalan

Apel Senin Perdana Pasca Idul Fitri, Kapolres Dharmasraya Tekankan Disiplin dan Hindari Pelanggaran

Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Malampah Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

?Hadir di Tengah Masyarakat, Polresta Bukittinggi Pastikan Khatam Al-Qur’an MDTA Al-Ikhlas Berjalan Khidmat

Polri Untuk Masyarakat, Kapolsek Sungai Beremas Sambangi Pasutri Menderita Sakit Menahun di Nagari Air Bangis Pasbar

Informasi Penting

Portal resmi Polda Sumatera Barat menyajikan informasi akurat, cepat, dan terpercaya terkait keamanan, pelayanan publik, serta kegiatan kepolisian.

Jl. Jend. Sudirman No.55, Padang Pasir Kec. Padang Barat Kota Padang Sumatera Barat - 25113

Profil

Visi & Misi

Struktur Organisasi

Pejabat Utama

Sejarah

Kontak Kami

Mobile App

Dapatkan akses layanan kepolisian lebih cepat melalui aplikasi "POLRI SUPER APP" yang tersedia di Playstore dan Appstore.

Download on

Google Play

Download on

App Store

Statistik Pengunjung

Total Pengunjung

2.536.733

Hari Ini

80

Bulan Ini

42.663

© 2026 - Bidang Humas Polda Sumatera Barat. All Rights Reserved.

Privacy Policy Terms of Service Cookies