Sekolah-sekolah di Ho Chi Minh Rayakan Festival Musim Semi Sebelum Tet
Menurut wartawan dari Surat Kabar Berita dan Kelompok Etnis, banyak sekolah telah secara proaktif mendekorasi ruang kelas dan halaman sekolah mereka dengan warna merah dan kuning khas Tet (Tahun Baru Imlek); memasang miniatur adegan Tet di masa lalu, bait-bait merah, banh chung (kue ketan persegi), banh tet (kue ketan silinder), bunga aprikot, bunga persik… menciptakan kembali suasana Tet tradisional, memberi siswa kesempatan untuk belajar dan menghargai keindahan budaya nasional dengan lebih jelas.
Di Taman Kanak-kanak Discovery Garden, Festival Musim Semi diselenggarakan dengan area pengalaman yang sesuai dengan usia, seperti kaligrafi, membuat patung tanah liat, permainan tradisional, pertunjukan "Loving Tet", dan pekan raya musim semi, yang membantu anak-anak bersenang-senang sambil belajar tentang adat istiadat Vietnam saat perayaan Tet.
Sementara itu, Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas Chu Van An menyelenggarakan Festival Musim Semi dengan tema "Tahun Baru Imlek yang Berlimpah - Musim Semi yang Penuh Sukacita 2026". Festival ini menampilkan stan makanan, kerajinan tangan, pengalaman membuat kue tradisional, permainan rakyat, dan kegiatan STEM, yang membantu siswa mengembangkan keterampilan kerja tim, kreativitas, dan penerapan pengetahuan dalam praktik.
Saat berbicara dengan wartawan, Ibu Pham Ngoc Duy Ly, Wakil Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA Chu Van An, mengatakan: “Festival Musim Semi tahun ini tetap mempertahankan semangat menghormati tradisi Tet (Tahun Baru Imlek) tetapi dengan cara penyelenggaraan yang baru. Alih-alih setiap kelas beroperasi secara independen, sekolah telah meningkatkan kegiatan antar kelas dan antar tingkatan seperti kompetisi dekorasi Tet dan pertunjukan seni kelompok untuk memberi siswa lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dan menjalin ikatan.”
Menurut Ibu Ly, dalam memilih permainan dan aktivitas, sekolah memprioritaskan kesesuaian usia, keselamatan, dan nilai-nilai moral, sekaligus menyampaikan nilai-nilai budaya tradisional. "Kami berharap melalui festival musim semi ini, siswa tidak hanya bersenang-senang tetapi juga memahami dan lebih bangga dengan adat istiadat Tet Vietnam, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk melestarikan identitas nasional," kata Ibu Ly.
Selain unsur budaya, festival musim semi juga menekankan pendidikan keterampilan hidup. Kompetisi kelompok, persiapan stan, persiapan makanan, dan pertunjukan seni membantu siswa mengembangkan kreativitas, kerja tim, dan keterampilan pemecahan masalah.
Ibu Pham Thi Minh Hieu, wali kelas kelas 4, berkomentar: “Saat berpartisipasi dalam festival musim semi, siswa memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran, bekerja sama dengan teman-teman, dan mengembangkan keterampilan komunikasi serta semangat kerja tim. Suasana gembira juga membantu mereka rileks setelah belajar, sehingga membuat pembelajaran mereka lebih efektif. Yang terpenting, mereka memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai budaya tradisional dan belajar menghargai Tahun Baru Imlek tradisional.”
Selain kegiatan rekreasi, banyak sekolah juga menyelenggarakan acara penggalangan dana dan memberikan hadiah kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Kegiatan ini berkontribusi dalam menumbuhkan semangat saling mendukung dan berbagi di dalam komunitas sekolah.
Menurut pihak sekolah, Festival Musim Semi bukan hanya sekadar kegiatan perayaan sederhana, tetapi juga "pelajaran praktis" yang nyata tentang budaya, keterampilan hidup, dan kepedulian. Melalui ini, setiap siswa menjadi "duta kecil" yang menyebarkan nilai-nilai positif Tết Vietnam dalam kehidupan modern.
Sumber: https://baotintuc.vn/anh/nhieu-truong-hoc-tp-ho-chi-minh-ron-rang-to-chuc-hoi-xuan-truoc-tet-20260207171230533.htm




