Wagub Kaltara Resmikan Festival Seni Budaya Dayak Agabag di Nunukan
Latar Media - Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala membuka Festival Seni dan Budaya Dayak Agabag Sungai Tulid 2026 dalam rangka HUT ke-2 Baloi Adat Dayak Agabag di Desa Kalunsayan, Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan, Rabu (25/2).
NUNUKAN, Fokusborneo.com – Dentuman musik tradisional berpadu dengan warna-warni busana adat yang memadati halaman baloi. Di Desa Kalunsayan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, suasana perbatasan yang biasanya tenang berubah menjadi penuh semangat dan kebanggaan, Rabu (25/2).
Festival Seni dan Budaya Dayak Agabag Sungai Tulid Tahun 2026 digelar meriah dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-2 Baloi Adat Dayak Agabag. Bagi masyarakat setempat, baloi bukan sekadar bangunan kayu yang berdiri kokoh. Ia adalah rumah besar adat, tempat musyawarah, pusat persatuan, sekaligus penjaga warisan leluhur.
Baca Juga
Ribuan Warga Dayak Kenyah Hadiri Mubes Perdana LADK Bulungan, Perkuat Arah dan Pelestarian Budaya
Lewat Sosialisasi dan Edukasi, PLN UID Kaltimra Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Ketenagalistrikan
Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah Di Lapas Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Rasa Syukur
Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Salurkan 213 Hewan Kurban, Tebar Semangat Berbagi Iduladha
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., hadir langsung membuka festival tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh tokoh adat dan masyarakat yang telah mempersiapkan perayaan budaya ini dengan penuh semangat gotong royong.
Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menegaskan bahwa baloi adat adalah simbol identitas yang harus terus dijaga.
“Baloi adat bukan hanya tempat berkumpul. Ini adalah simbol persatuan dan jati diri masyarakat. Di sinilah nilai-nilai leluhur kita hidup dan diwariskan,” kata Wagub Ingkong.
Meski baru berusia dua tahun, Baloi Adat Dayak Agabag dinilai telah memainkan peran penting dalam memperkuat eksistensi budaya di tengah arus modernisasi. Dari tempat inilah semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi terus ditanamkan kepada generasi muda.
Menurut Ingkong, kegiatan ini juga menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sungai Tulid kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya, terutama di wilayah perbatasan.
“Budaya adalah kekuatan kita. Dari sinilah identitas daerah diperkuat dan potensi ekonomi bisa tumbuh,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ia turut menyerahkan bantuan alat olahraga kepada masyarakat Desa Kalunsayan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk aktif, sehat, dan menjauhi hal-hal negatif.
Di penghujung acara, Ingkong mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-2 Baloi Adat Dayak Agabag sebagai momentum mempererat persaudaraan.
“Semoga semangat persatuan dan kecintaan terhadap budaya terus tumbuh dan menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya bagi Dayak Agabag, tetapi untuk seluruh Kalimantan Utara,” tutupnya. (dkisp)
Tags: Baloi Adat Budaya Perbatasan Dayak Agabag Desa Kalunsayan ekonomi kreatif Festival Budaya 2026 HUT Baloi Adat ingkong ala Kalimantan Utara Nunukan Pelestarian Budaya Sungai Tulid Tulin Onsoi Wagub Kaltara
Berita Lainnya
Daerah
Ribuan Warga Dayak Kenyah Hadiri Mubes Perdana LADK Bulungan, Perkuat Arah dan Pelestarian Budaya
28 Mei 2026 20:28
Daerah
Lewat Sosialisasi dan Edukasi, PLN UID Kaltimra Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Ketenagalistrikan
28 Mei 2026 20:25
Daerah
Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah Di Lapas Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Rasa Syukur
28 Mei 2026 08:23
Daerah
Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Salurkan 213 Hewan Kurban, Tebar Semangat Berbagi Iduladha
27 Mei 2026 20:58
Daerah
Sembelih 20 Sapi, PAC LDII Karang Harapan Salurkan 800 Paket Kurban
27 Mei 2026 18:09
Daerah
Bupati Syarwani Salat Idul Adha Bersama Warga, Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sosial
27 Mei 2026 16:11
Discussion about this post




