Menjaga Hobi Menonton Film Selama Ramadan
Latar Media - Akhirnya tiba juga di Ramadan Bercerita 2026 edisi Video Challenge. Kompasianer diminta untuk membuat instagram reels dengan tema " jalani hobi saat puasa".
Tema ini menunjukkan bahwasanya, hobi yang biasa kita lakukan di selain bulan Ramadan, tetap bisa dilakukan di bulan Ramadan juga. Tentunya dengan strategi dan adaptasi yang disesuaikan dengan "suasana" Ramadan.
Semisal ada orang yang hobi lari di pagi hari pada hari-hari biasa, kemudian memindahkan jadwal larinya ke sore hari saat puasa. Nah, itulah esensi tema menjalani hobi saat puasa. Puasa tidak menghalangi kita untuk tetap beraktivitas menjalankan hobi.
Sudah rahasia umum, dan nampaknya tidak perlu saya sampaikan berkali-kali, bahwasanya saya hobi menonton film. Entah itu di bioskop, pemutaran festival, platform OTT, ataupun media putar lainnya.
Kalau diingat-ingat, pertama kali saya menonton film di bioskop itu saat SMP. Filmnya adalah 30 Hari Mencari Cinta (2004). Waktu itu, masih ada bioskop di Kota Sukabumi yang kemudian hiatus hingga bertahun-tahun kemudian.
Dalam perjalanannya hobi menonton film ini tidak berakhir sebagai tontonan semata, tapi membawa saya pada banyak perjalanan tak terduga.
Menjadi kurator dan juri festival film, kontributor penulis majalah film, aktif dalam workshop dan pendidikan film, hingga berkesempatan sumbangsih saran dan pemikiran untuk perfilman Indonesia lewat kongres Badan Perfilman Indonesia (BPI) pada tahun 2016 dan 2022.
Bicara film bioskop, sehari-hari saya menyempatkan untuk menonton di hari pertama tayang dan show pertama, terutama untuk film Indonesia. Semua genre film ditonton. Entah itu drama, horor, thriller, komedi, atau genre lainnya.




