ICMI dan MUI Jambi Siapkan Festival Ramadan 1447 H dengan Fokus Dakwah Digital
Sumber Foto: JambiLINK.id
Hiburan

ICMI dan MUI Jambi Siapkan Festival Ramadan 1447 H dengan Fokus Dakwah Digital

JAMBI – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Jambi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi mulai mengunci strategi besar pelaksanaan Ramadan 1447 H/2026 M.

Konsolidasi itu mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pondok Kito, Kota Jambi. Hadir dalam agenda tersebut Sekretaris MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.Pd., yang menandai sinergi dua lembaga dalam mengawal program keumatan.

Momentum buka bersama tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang pembahasan teknis Festival Ramadan 1447 H yang dirancang lebih sistematis dan berdampak luas.

Ketua ICMI Orwil Jambi, Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan Ramadan yang produktif dan mencerahkan.

“Keluarga besar ICMI dan MUI melaksanakan buka bersama rangkaian kolaborasi Festival Ramadan. Antara lain yang paling besar adalah dakwah digital selama bulan Ramadan. Safari Ramadan, paket Ramadan, Nuzul Quran, pesantren Ramadan, sampai terakhir nanti kita akan mengadakan halal bihalal,” ujar Mukhtar.

Tahun ini, dakwah digital menjadi salah satu fokus utama. ICMI dan MUI melihat perubahan lanskap komunikasi umat yang kini banyak berlangsung di ruang digital.

Pesan-pesan keagamaan tak lagi cukup hanya disampaikan melalui mimbar masjid. Konten dakwah perlu menjangkau media sosial dan platform digital yang menjadi konsumsi generasi muda.

Selain dakwah digital, Safari Ramadan akan menyasar sejumlah titik strategis. Program sosial berupa paket Ramadan juga disiapkan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Agenda Nuzul Quran dan Pesantren Ramadan dirancang sebagai ruang penguatan spiritual sekaligus intelektual.

Mukhtar menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan akan dibukukan sebagai dokumentasi keilmuan.

“Semua kegiatan dakwah ini kita bekukan sehingga itu menjadi kelengkapan fatwa kita MUI, sekaligus juga bahan akademik untuk masyarakat dalam memberikan pencerahan dari segi keilmuan, produk daripada bulan suci Ramadan karya MUI dan ICMI Jambi,” tegasnya.

Langkah pembukuan ini dinilai penting agar kegiatan Ramadan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi referensi berkelanjutan dalam penguatan dakwah berbasis keilmuan.

Di akhir pernyataannya, Mukhtar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, donatur, pemerintah daerah, unsur forkopimda, ormas, hingga media.

Dengan konsolidasi sejak awal Ramadan, ICMI dan MUI Jambi berharap Festival Ramadan 1447 H tidak sekadar seremonial, melainkan benar-benar menghadirkan dakwah yang adaptif, akademik, dan relevan dengan dinamika umat di era digital.(*)