Festival Pers Musim Semi: Menghormati Tradisi Jurnalistik dan Etika Penulisan
Sumber Foto: Vietnam.vn
Hiburan

Festival Pers Musim Semi: Menghormati Tradisi Jurnalistik dan Etika Penulisan

Festival Pers Musim Semi tahun ini, yang diadakan di ruang Museum Ho Chi Minh dan dibuka pada tanggal 3 Februari, peringatan ke-96 berdirinya Partai kita, menjadi semakin bermakna. Jurnalis dari berbagai generasi dan pembaca dari segala usia berkumpul di sini, tawa, sapaan, pertukaran, dan kekaguman mereka terhadap publikasi menciptakan suasana yang hangat, gembira, dan akrab.

Setelah bekerja di bidang jurnalisme selama beberapa dekade, dan menghadiri Festival Pers Musim Semi selama bertahun-tahun, saya masih merasa bersemangat dan segar seperti di awal. Seiring berjalannya waktu dan teknologi, jurnalisme juga telah berkembang dan menjadi sangat kompetitif. Persaingan antar surat kabar, persaingan antara surat kabar dan media sosial… Bentuk-bentuk jurnalisme tradisional, terutama surat kabar cetak, semakin menyusut, dan beberapa bahkan memprediksi bahwa mereka akan hilang cepat atau lambat. Saya tidak bersikap konservatif atau ekstremis, tetapi saya tidak percaya itu akan terjadi. Keyakinan ini bukan tanpa dasar; itu karena saya telah bertemu banyak orang yang dengan jujur ​​mengatakan bahwa bagi mereka, apa pun media audiovisual yang mereka miliki, surat kabar cetak sangat diperlukan. Baru kemarin, duduk bersama beberapa teman berusia 50-an dan 60-an—tidak selalu lansia—mereka mengungkapkan sentimen yang sama. Mereka mengatakan bahwa jika surat kabar musim semi tidak ada di meja teh, maka Tet (Tahun Baru Vietnam) belum benar-benar tiba.

Menghadiri Festival Pers Musim Semi, keyakinan itu pada diri saya menjadi lebih nyata dari sebelumnya. Melihat para pembaca dengan saksama membalik setiap halaman surat kabar yang beraroma tinta segar, mengagumi sampul yang dirancang dengan rumit, berhenti sejenak sebelum membaca artikel yang menyampaikan ide-ide menarik… Tiba-tiba saya merasa bahwa usaha saya dan rekan-rekan saya dihargai dengan cara yang benar-benar indah dan bermakna. Dan karena itu, saya merasa semakin mencintai profesi yang telah saya pilih…

Namun, ini bukan berarti Festival Pers Musim Semi tidak melibatkan bentuk-bentuk jurnalisme modern. Sebaliknya, dalam beberapa tahun terakhir, Festival Pers Musim Semi selalu diiringi oleh radio, televisi, pengalaman digital, surat kabar daring, dan lain-lain, yang menunjukkan vitalitas dan perkembangan jurnalisme Hue, yang selalu berintegrasi dan mengikuti perkembangan jurnalisme modern baik di dalam maupun luar negeri.

Di tengah kesibukan pekerjaan akhir tahun, Festival Pers Musim Semi adalah kesempatan bagi publik untuk merenungkan satu tahun jurnalistik dengan tonggak sejarah, pencapaian, dan bahkan tantangan serta kecemasannya; ini adalah kesempatan untuk mengajak pembaca dalam "perjalanan musim semi" keliling negeri, karena setiap publikasi dan setiap artikel adalah sebuah cerita, sebuah perspektif tentang Vietnam dan rakyatnya. Lebih jauh lagi, Festival Pers Musim Semi adalah tempat untuk interaksi dan koneksi, di mana pembaca dapat bertemu dan mengobrol dengan penulis, jurnalis, dan desainer grafis favorit mereka – sebuah kesempatan yang tidak selalu mudah didapatkan.

Bagi kami para jurnalis, Festival Pers Musim Semi adalah kesempatan untuk menghormati "anak-anak spiritual" kami, yang telah kami bina sepenuh hati setelah setahun bekerja keras dengan kata-kata, dan untuk memberikan kepada pembaca kami hadiah rasa terima kasih yang paling bermakna. Ini juga merupakan kesempatan untuk mengingatkan kita akan tanggung jawab, etika, dan misi kita sebagai penulis. Kita harus berusaha untuk menjadi layak bagi generasi jurnalis sebelum kita, untuk mengikuti jejak mereka dalam mempertahankan tradisi jurnalistik revolusioner, untuk berkontribusi dalam melestarikan pencapaian revolusi, dan untuk menumbuhkan musim semi bangsa – musim semi "Vietnam yang damai, merdeka, demokratis, makmur, beradab, bahagia, dan terus maju menuju sosialisme," sebagaimana Sekretaris Jenderal To Lam, atas nama seluruh Partai, tentara, dan rakyat, menyatakan tekadnya dalam artikel "Berbaris Teguh di Bawah Bendera Partai" pada peringatan ke-96 berdirinya Partai Komunis Vietnam yang gemilang (3 Februari 1930 - 3 Februari 2026).