Waspadai Risiko Kesehatan dari Kebiasaan Es Teh Manis saat Berbuka Puasa
Sumber Foto: HARIAN DISWAY
Lifestyle

Waspadai Risiko Kesehatan dari Kebiasaan Es Teh Manis saat Berbuka Puasa

HARIAN DISWAY - Berbuka puasa dengan segelas es teh manis seolah sudah menjadi ritual wajib bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Rasanya yang manis dan segar memang terasa sangat nikmat. Apalagi dinikmati setelah seharian menahan lapar dan haus.

Namun di balik kesegarannya, kebiasaan itu ternyata menyimpan risiko kesehatan. Terutama jika dikonsumsi berlebihan setiap hari selama Ramadan. Saat berpuasa, kadar gula darah dalam tubuh cenderung menurun.

Ketika waktu berbuka tiba, tubuh memang membutuhkan asupan energi dengan cepat. Minuman manis, seperti es teh, sering dipilih. Karena dianggap mampu mengembalikan energi secara instan.

Sayangnya, lonjakan gula darah yang terjadi secara tiba-tiba justru bisa memberi beban tambahan pada tubuh.

Kandungan gula dalam es teh manis dapat menyebabkan kadar glukosa darah dapat meningkat secara drastis. Jika kebiasaan itu dilakukan terus-menerus, tubuh akan mengalami lonjakan insulin berulang.

Dalam jangka panjang, kondisi itu berisiko memicu resistensi insulin, obesitas, hingga diabetes tipe 2. Dari situlah risiko penyakit jantung mulai mengintai.

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah. Juga memicu peradangan. Kondisi itu mempercepat proses aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah.

jantung koroner pun meningkat.