Vietnam dan Belgia Perkuat Kerja Sama Strategis di Berbagai Bidang
Sumber Foto: Vietnam.vn
Internasional

Vietnam dan Belgia Perkuat Kerja Sama Strategis di Berbagai Bidang

Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima Duta Besar Kerajaan Belgia untuk Vietnam, Karl Van den Bossche. Foto: Duong Giang/VNA

Perdana Menteri Pham Minh Chinh sangat mengapresiasi perkembangan positif dalam hubungan Vietnam-Belgia akhir-akhir ini, terutama kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belgia ke Vietnam yang sangat sukses (April 2025), serta implementasi kerangka Kemitraan Strategis di bidang pertanian yang efektif dan praktis.

Menegaskan bahwa Vietnam selalu menganggap Belgia sebagai mitra penting di dalam Uni Eropa, Perdana Menteri mengusulkan agar kedua pihak terus memperkuat kepercayaan politik melalui peningkatan pertukaran delegasi di semua tingkatan dan melalui berbagai saluran; meningkatkan efektivitas mekanisme kerja sama bilateral; dan berkoordinasi erat di forum dan organisasi internasional. Pada saat yang sama, kedua pihak harus terus mempertahankan dan mempromosikan kerja sama di bidang-bidang tradisional seperti pertahanan dan keamanan, budaya, pendidikan dan pelatihan, penanggulangan perubahan iklim, pariwisata, dll., dan memperluas kerja sama ke bidang-bidang strategis seperti ilmu pengetahuan dan teknologi, chip semikonduktor, dan transportasi.

Terkait kerja sama ekonomi, Perdana Menteri meminta Belgia untuk segera meratifikasi EVIPA dan menyatakan dukungannya kepada Komisi Eropa (EC) untuk mencabut kartu kuning IUU (Illegal, Unregulated, and Unreported) terhadap makanan laut Vietnam; untuk mendorong bisnis Belgia meningkatkan investasi di Vietnam; dan agar Belgia terus memberikan bantuan yang tidak dapat dikembalikan, terutama untuk proyek-proyek di bidang pendidikan dan pelatihan, pelatihan kejuruan, perawatan kesehatan, lingkungan, dan pemulihan pasca-perang.

Pada kesempatan ini, Perdana Menteri kembali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dewan Perwakilan Belgia atas pengesahan Resolusi tentang dukungan bagi korban Agent Orange di Vietnam (Oktober 2023), yang berkontribusi dalam mempromosikan dukungan internasional untuk masalah ini. Beliau juga sangat menghargai perhatian Belgia terhadap proyek-proyek pembersihan dan detoksifikasi lingkungan khususnya, serta pembangunan sosial-ekonomi dan infrastruktur di daerah-daerah di Vietnam pada umumnya.

Perdana Menteri Pham Minh Chinh menerima Duta Besar Kerajaan Belgia untuk Vietnam, Karl Van den Bossche. Foto: Duong Giang/VNA

Duta Besar Karl Van Den Bossche menegaskan bahwa Belgia selalu menganggap Vietnam sebagai mitra prioritas di kawasan ini dan siap bekerja sama dengan Vietnam dalam mencapai tujuan pembangunan sosial-ekonomi, termasuk mengatasi dampak perang; beliau menekankan bahwa Belgia adalah satu-satunya negara yang memiliki Resolusi tentang dukungan bagi korban Agent Orange dan berkomitmen untuk mendukung Vietnam dalam pekerjaan detoksifikasi serta membantu para korban.

Duta Besar Belgia juga menyampaikan kesan positifnya terhadap penyelenggaraan dan hasil Kongres Partai ke-14, khususnya pencapaian bersejarah yang telah diraih Vietnam dalam beberapa waktu terakhir serta tujuan pembangunan yang ditetapkan untuk masa depan.

Dengan sangat mengapresiasi peningkatan hubungan Vietnam dengan Uni Eropa menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, dan dengan demikian semakin memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota Uni Eropa termasuk Belgia, Duta Besar Belgia setuju bahwa kedua belah pihak harus terus memperkuat kerja sama di bidang-bidang tradisional, memperluas ke bidang-bidang di mana Belgia memiliki kekuatan dan Vietnam memiliki kebutuhan, untuk memperdalam dan meningkatkan efektivitas hubungan tersebut.

Pada kesempatan ini, Duta Besar Karl Van Den Bossche menyampaikan rasa terima kasihnya atas bimbingan yang erat dari Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan kerja sama aktif dari kementerian, lembaga, dan daerah Vietnam dalam melaksanakan kegiatan dan proyek untuk mempromosikan kerja sama multidimensi antara Vietnam dan Belgia.

Sumber: https://baotintuc.vn/thoi-su/voi-viet-nam-bi-la-doi-tac-quan-trong-trong-eu-20260226223708333.htm