Uni Eropa dan India Tangguhkan Pembicaraan Perdagangan dengan AS
Ketegangan perdagangan antara AS dan mitra-mitra utamanya terus meningkat, dengan Uni Eropa dan India mengisyaratkan penghentian sementara langkah-langkah negosiasi baru dengan Washington.
Pihak Eropa telah mengindikasikan akan mengusulkan penghentian sementara ratifikasi perjanjian perdagangan Uni Eropa-AS setelah Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif global dari 10% menjadi 15%.
Menurut kesepakatan yang dicapai pada musim panas 2025 antara Bapak Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, AS akan mengenakan tarif 15% pada sebagian besar barang Uni Eropa, tetapi akan mempertahankan tarif 50% untuk baja dan aluminium.
Sebuah sumber di Kementerian Perdagangan India juga mengungkapkan bahwa negara tersebut akan menunda rencana pengiriman delegasi perdagangan ke Washington minggu ini menyusul perkembangan baru terkait kebijakan tarif AS. Ini adalah salah satu respons konkret pertama dari negara Asia setelah langkah Trump pada 21 Februari untuk memberlakukan tarif sementara 15%, maksimum yang diizinkan oleh hukum, pada impor dari semua negara.
Sumber-sumber mengindikasikan bahwa keputusan tersebut dibuat setelah diskusi antara pejabat dari kedua negara. India selanjutnya mempertimbangkan implikasi dari putusan pengadilan dan pengumuman selanjutnya dari AS.
Sesuai rencana sebelumnya, delegasi India diharapkan segera berangkat ke Washington untuk membahas penyelesaian perjanjian perdagangan bilateral sementara di mana AS akan mengurangi tarif balasan sebesar 25% yang dikenakan pada ekspor tertentu India terkait pembelian minyak mentah Rusia oleh New Delhi.




