Taiwan Siap Negosiasi dengan UE Terkait Penerapan Tariff Karbon CBAM
Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) yaitu kebijakan Uni Eropa untuk mengenakan tariff karbon pada impor barang intensif emisi seperti baja, semen, pupuk, almunium dan hydrogen mulai diberlakukan sejak tahun ini, dan akan resmi memunggut tariff karbon mulai tahun depan. Menteri Lingkungan Hidup Peng Chi-ming (彭啓明) hari ini (21/2) berangkat untuk bernegosiasi dengan Uni Eropa dengan dua topik utama pembahasan yaitu sertifikasi tariff karbon penggantian kerugian karbon dan verifikasi akreditasi lembaga sertifikasi, dengan prinsip memberikan keuntungan yang maksimal bagi produk Taiwan, berupaya agar dapat ditetapkan dalam kurun waktu setengah tahun.
CBAM yaitu kebijakan Uni Eropa untuk mengenakan tariff karbon pada impor barang intensif emisi seperti baja, semen, pupuk, almunium dan hydrogen telah resmi diberlakukan 1 Januari 2026. Uni Eropa mengumumkan peraturan hukum pelaksanaan dari CBAM pada pertengahan Desember tahun lalu, metode perhitungan tariff CBAM juga telah dirilis, termasuk kuota bebas tariff dan berapa tariff karbonyang harus dibayarkan dapat dikurangi untuk ekspor produk dalam negeri Uni Eropa, tariff karbon ini baru akan dipunggut mulai tahun depan (tahun 2027). Namun Uni Eropa masih belum mengumumkan metode perhitungan tariff karbon bagi negara pengekspor, sementara untuk perencanaan penerapan yang terkait akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.
Menteri Lingkungan Hidup Peng Chi-ming hari ini (21/2) berangkat ke markas Uni Eropa, perjalanan 8 hari ini akan bernegosiasi detail dari penerapan CBAM dengan instansi layanan terkait Uni Eropa. Peng Chi-ming dalam wawancara bersama Radio Taiwan Internasional (Rti) menyampaikan, Ditjen Klimatologi Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Ekonomi dan Kantor Negosiasi Ekonomi Yuan Eksekutif telah melakukan rapat konsultasi teknis dengan Uni Eropa, tetapi ia berharap pejabat tinggi kedua belah pihak bisa mendapatkan kesepakatan yang lebih banyak lagi, untuk itu ia secara khusus berangkat ke Uni Eropa untuk membicarakan detail terkait, berinteraksi dan pertukaran secara fisik dengan negara-negara terkait dan Uni Eropa.
Peng Chi-ming mengemukakan, ada 2 topik utama yang akan dibicarakan dalam perjalanannya ini, yang pertama adalah apakah mekanisme sertifikasi Taiwan telah mendapat persetujuan dari Uni Eropa, topik kedua adalah cara mengimbangi tariff karbon Taiwan. Dalam rapat pembahasan teknis penerapan tariff karbon sebelumnya, pihak Taiwan telah mendapatkan respons positif. Peng Chi-ming (彭啓明) mengatakan, “Yang pertama adalah apakah mekanisme sertifikasi Taiwan telah mendapat persetujuan dari Uni Eropa, untuk pemahaman awal kami saat ini, sistem sertifikasi Taiwan sudah sangat lengkap, seharusnya dapat disetujui dan tidak ada masalah. Kedua adalah seberapa besar penyesuaian tariff karbon kami, bagaimana pengimbangan pengurangan tariff karbon, besaran pengurangan tariff karbon, kemudian bagaimana penetapan perhitungan, untuk semua ini kedua belah pihak harus memastikan dan menetapkannya dengan jelas.”
Peng Chi-ming menyampaikan, sehubungan dengan masih banyak draf proyek yang secara bertahap akan diumumkan CBAM dalam beberapa bulan mendatang, selain itu mekanisme penetapan tariff karbon tiap-tiap negara tidak sama, untuk itu Peng Chi-ming akan membahasnya secara mendetail dalam perjalanan kali ini. Saat ini negara tetangga Uni Eropa yang paling dekat dengan Taiwan sudah mulai membahasanya, pihaknya akan memantau dengan seksama.
Peng Chi-ming mengatakan, Uni Eropa sangat mendukung dan percaya dengan sistem penetapan tariff karbon yang diluncurkan Taiwan, ia pasti akan melakukan pembahasan dengan prinsip memberikan keuntungan yang paling maksimal bagi industri Taiwan, hal ini tidak dapat langsung dibahas tuntas dalam sekali pertemuan atau rapat, kesepakatan harus perlahan-lahan diakumulasi, ia memperkirakan dapat menetapkan paling cepat dalam waktu setengah tahun.




