Samsung Galaxy S26 Hadirkan Fitur Anti-Intip untuk Privasi Maksimal
INDOBALINEWS - Samsung tengah menyiapkan peningkatan besar di sektor privasi digital melalui fitur “anti-intip” yang akan menjadi salah satu daya tarik utama Galaxy S26.
Teknologi ini dirancang untuk mencegah orang lain melihat isi layar dari sudut samping, solusi yang relevan bagi pengguna yang kerap beraktivitas di ruang publik seperti transportasi umum, kafe, maupun ruang tunggu bandara.
Dilansir Antara dari 91mobiles pada Sabtu 21 Februari 2026, menyebut Samsung memperlihatkan kemampuan fitur tersebut lewat sejumlah video promosi singkat.
Dalam salah satu video, digambarkan seorang pengguna yang duduk di transportasi umum. Ketika penumpang di sebelahnya mencoba mengintip layar, pengguna langsung mengaktifkan tombol bertajuk zero-picking privacy.
Begitu fitur dinyalakan, layar hanya dapat terlihat jelas dari arah depan, sementara dari sisi samping tampak gelap atau tidak terbaca. Meski demikian, tampilan tetap terang dan tajam bagi pemilik perangkat, sehingga tidak mengganggu pengalaman penggunaan.
Debut di Varian Ultra
Fitur anti-intip ini disebut akan pertama kali hadir pada varian Galaxy S26 Ultra. Namun, Samsung dirumorkan berencana memperluas teknologi tersebut ke model Galaxy lainnya secara bertahap.
Teknologi yang digunakan adalah Flex Magic Pixel OLED yang dikembangkan oleh Samsung Display. Panel layar ini didesain untuk mengatur sudut pandang visual (viewing angle) secara dinamis, sehingga konten hanya optimal terlihat dari posisi tertentu.
Terintegrasi dengan One UI dan Galaxy AI
Fitur anti-intip tidak hanya diaktifkan secara manual, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan sistem perangkat lunak terbaru. Disebutkan bahwa teknologi ini akan berjalan bersama One UI 8.5 dan Galaxy AI.
Saat membuka aplikasi perbankan atau dompet digital
Ketika memasukkan PIN atau password
Saat melihat pratinjau notifikasi sensitif
Ketika mengakses menu pengaturan keamanan
Pendekatan ini menjadikan privasi layar lebih adaptif dan kontekstual, bukan sekadar fitur statis.
Pengembangan dari Teknologi Sebelumnya
Langkah ini menjadi kelanjutan dari peningkatan privasi layar yang sebelumnya diperkenalkan melalui lapisan anti-reflektif pada Samsung Galaxy S24 Ultra. Jika pada generasi sebelumnya fokus pada mengurangi pantulan cahaya, maka pada Galaxy S26 Samsung disebut mulai masuk ke ranah kontrol sudut pandang secara aktif.
Ke depan, teknologi anti-intip ini juga berpotensi hadir pada lini ponsel lipat Galaxy. Perangkat dengan layar lebih besar dinilai lebih rentan terhadap risiko “shoulder surfing” atau aktivitas mengintip layar dari orang di sekitar.
Jika rumor ini terealisasi, Galaxy S26 tidak hanya menawarkan peningkatan performa dan kamera, tetapi juga membawa standar baru dalam perlindungan privasi visual di industri smartphone. ***




