Polres Cimahi Tindak Tegas Pelajar Pelaku Perang Sarung
Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra. Foto: doc. Polres Cimahi
jpnn.com, BANDUNG - Polres Cimahi melakukan pemanggilan terhadap orang tua dan pendataan para pelajar yang melakukan perang sarung.
Aksi ini dilakukan setelah beberapa remaja terlibat dalam perang sarung yang berujung pada tawuran fisik dan menyebabkan luka-luka.
Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra mengatakan perang sarung biasanya terjadi setelah tarawih atau menjelang sahur, kerap direncanakan melalui pesan singkat di media sosial.
Baca Juga:
Oknum ASN PPPK di Bandung Barat Ditahan Polres Cimahi, Kasusnya Berat
Aksi tersebut sangat berbahaya dan dapat menyebabkan korban jiwa.
"Pihak kepolisian secara aktif membubarkan dan menangkap remaja yang terlibat dalam perang sarung," kata Niko, Sabtu (21/2).
Niko menjelaskan polisi menindak tegas para pelaku perang sarung, terlebih aksi ini melibatkan remaja atau pelajar.
Baca Juga:
Perang Sarung di Pekanbaru Berujung Maut, 4 Orang Ditangkap
"Polisi tidak akan mentolerir aksi ini dan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku," ujarnya.
Guna memberi efek jera dan pembinaan, Polres Cimahi memanggil orang tua dan mendata para pelajar yang terlibat perang sarung ini.
Polres Cimahi panggil orang tua dan mendata pelajar pelaku perang sarung. Polisi tegaskan tak ada toleransi, patroli malam diperketat.
1
2
3
Next
Last »
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News
Buka Komentar
TAGS pelajar pelaku perang sarung perang sarung Polres Cimahi Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra
BERITA TERKAIT
Penculikan Gadis SMP di Cimahi Terungkap, Pelaku Tak Disangka
Dua Kali Penemuan Mayat di Cimahi Bikin Geger, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kakak Tega Bunuh Adik Ipar di Bandung Barat, Polisi Langsung Bergerak
Kapolda Jabar Larang Perang Sarung-SOTR: Jangan Mengganggu Orang Lain
Polisi Bongkar Akal Bulus Pembunuh Pelajar di Eks Kampung Gajah Bandung
Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Bandung Barat, Polisi Ungkap Fakta Ini




