Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21% di Tahun 2025
Sumber Foto: Liputan6.com
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21% di Tahun 2025

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat perekonomian Jakarta sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,21 persen secara year on year (c-to-c). Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang 2025 ini tercermin dari peningkatan nilai produk domestik regional bruto (PDRB).

“Ekonomi Jakarta tahun 2025 tumbuh sebesar 5,21 persen (c-to-c),” kata Kadarmanto dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (5/2/2026).

Kadarmanto menjelaskan, total nilai ekonomi Jakarta selama 2025 yang tercermin dari PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 3.926,15 triliun, sementara PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 2.263,24 triliun.

Menurutnya, dari sisi produksi, hampir seluruh lapangan usaha di DKI Jakarta juga mengalami pertumbuhan positif sepanjang 2025.

“Hampir semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif, dimana tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi yaitu Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,33 persen, Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,69 persen, dan Jasa Lainnya sebesar 8,46 persen,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa pertumbuhan tersebut antara lain didukung oleh meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang datang ke DKI Jakarta. Meski begitu, masih terdapat beberapa lapangan usaha yang mengalami kontraksi.

“Di sisi lain, tiga lapangan usaha masih mengalami kontraksi, yaitu Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Pertambangan dan Penggalian, serta Pengadaan Listrik dan Gas,” kata Kadarmanto.

Kinerja Ekspor dan Konsumsi Pemerintah Tinggi

Lalu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jakarta sepanjang 2025 terutama didorong oleh kinerja ekspor dan konsumsi pemerintah.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 12,50 persen,” ujarnya.

Selain itu, konsumsi rumah tangga juga tetap menjadi penopang utama ekonomi Jakarta. Pasalnya, pada 2025, struktur ekonomi Jakarta dari sisi pengeluaran masih didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga dengan kontribusi sebesar 62,80 persen.

Kemudian, BPS juga mencatat bahwa struktur perekonomian Jakarta dari sisi lapangan usaha masih didominasi oleh sektor perdagangan.

“Pada tahun 2025, struktur ekonomi Jakarta masih didominasi oleh Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, dengan kontribusi sebesar 18,12 persen terhadap total ekonomi,” ujar Kadarmanto.