Pemkab Padang Pariaman Tampung Aspirasi Infrastruktur Saat Safari Ramadhan
Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menampung aspirasi dari warga terkait infrastruktur terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir tahun lalu saat Safari Ramadhan yang dilaksanakan dari 24 sampai 26 Februari.
"Safari Ramadhan bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendengarkan langsung aspirasi warga,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Kamis.
Ia mengatakan saat Safari Ramadhan yang dilaksanakan semenjak Selasa (24/2) tersebut pemerintah setempat banyak menerima aspirasi dari masyarakat terkait infrastruktur yang rusak bahkan putus di antaranya jembatan rajang.
Ia menyampaikan pada saat tersebut dirinya meminta pemerintah nagari untuk membuatkan surat permohonan kepada Pemkab Padang Pariaman agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Saya meminta wali nagari membuat surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pekerjaan dan Perumahan Rakyat, lalu ditembuskan kepada Bupati Padang Pariaman," katanya.
Hal tersebut perlu dilakukan mengingat banyaknya infrastruktur yang rusak akibat bencana sehingga ditakutkan kerusakan infrastruktur yang disampaikan masyarakat tersebut belum terdata oleh pemerintah setempat.
John mengatakan pada saat bencana hidrometeorologi yang terjadi akhir 2025 banyak rumah dan infrastruktur rusak bahkan akses jalan dan jembatan putus sehingga mengganggu mobilitas sosial dan perekonomian masyarakat.
Data kerusakan tersebut telah dimasukkan ke dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dengan nilai dana yang dibutuhkan Rp3,2 triliun dari sekitar Rp5 triliun lebih kerugian yang dialami oleh kabupaten tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat dengan melibatkan instansi vertikal setempat menjadwalkan kunjungan ke 30 masjid dan musala di daerah itu selama pelaksanaan Safari Ramadan yang berlangsung dari 24 sampai 26 Februari.
"Ada 10 tim dalam Safari Ramadan, masing-masing tim mengunjungi 3 masjid dan musala dalam tiga hari berturut-turut," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis pada Safari Ramadhan di Surau Gadang Maransi, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakih.
Ia mengatakan Safari Ramadhan bukan hanya agenda rutin tahunan Pemkab Padang Pariaman tetapi menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendengarkan langsung aspirasi warga.




