Menanam Bunga: Hobi yang Membawa Kebahagiaan dan Ketenangan
Sumber Foto: Kompasiana.com
Lifestyle

Menanam Bunga: Hobi yang Membawa Kebahagiaan dan Ketenangan

Lama-lama, kegiatan itu bukan lagi sekadar "ikut-ikutan," tapi berubah menjadi kesenangan yang melekat dalam diri. Saking terbiasanya beraktivitas di kebun dan di halaman, adik saya bahkan kuliah dan sudah lulus dari fakultas pertanian. Sementara saya? Meskipun tidak kuliah di pertanian, minat saya pada tanaman masih sangat mendarah daging.

Hingga sekarang, menanam bunga dan menanam tumbuhan lain menjadi hobi yang sangat menyenangkan bagi saya. Saat kepala sedang sumpek, lagi bete dan kondisi hati tidak karuan, atau bahkan sedang kehabisan ide tulisan, saya punya cara sederhana untuk menyembuhkan diri: ambil cangkul, siapkan pot, isikan tanah, dan mulai menanam. Rasanya sih seperti meditasi. He he he. Pokoknya tenang dan asik banget deh!

Hobi ini benar-benar membantu saya belajar fokus pada hal-hal kecil yang mendatangkan rasa damai.

Ada hal yang lucu, kalau saya sedang punya rezeki lebih, yang pertama terlintas di kepala bukanlah belanja baju atau jalan-jalan, melainkan malah membeli pot baru, stand pot baru, atau membeli tanaman yang belum pernah saya punya. Baik secara online maupun menyengaja mendatangi penjual bunga.

Ada kepuasan yang sulit dijelaskan ketika membawa pulang bunga baru, merawatnya, lalu melihatnya tumbuh pelan-pelan hingga akhirnya berbunga. Seperti melihat hasil kerja keras sendiri dipamerkan oleh alam.

Bahkan, kalau ada orang yang berkunjung ke rumah, hadiah favorit saya untuk mereka adalah pot bunga. Bagi saya, memberi tanaman sama seperti memberi kenangan dan warisan. He he he. Senang aja gitu kalau kembali bertegur sama bisa bertanya, "Gimana kabar tanaman yang dari aku tumbuh gak?"

Dalam hati kecil, ada semacam harapan bahwa bunga itu akan memberikan ketenangan bagi orang lain sebagaimana ia menenangkan saya.

Di balik semua kebahagiaan itu, saya menyimpan satu mimpi: suatu hari nanti, saya ingin memiliki kebun bunga hias yang bukan hanya menyenangkan hati, tetapi juga bisa menghasilkan uang. Terbayang sudah di kepala, betapa menyenangkannya---hobi yang sejak kecil dibina oleh orang tua, tumbuh menjadi kebiasaan yang menenangkan, dan suatu saat kelak berubah menjadi ladang rezeki. Kebun bunga yang bisa dikunjungi orang, tempat mereka menemukan ketenangan, keindahan, dan mungkin membawa pulang bunga kesukaan mereka. Lalu saya bisa pasang plang besar di kebun itu. Hm...

Namun hobi ini pun kadang bikin patah hati juga sih. Ketika ada tanaman gagal tumbuh, tanaman dimakan ulat, atau memang ada beberapa tanaman/bunga yang belum benar-benar bisa memeliharanya dengan baik. Anggrek misal, di tempat saya suhunya sepertinya kurang cocok untuk anggrek. Jadi, bagi saya menanam bunga itu mengajarkan kesabaran, ketekunan, rasa syukur, dan kemampuan untuk melihat keindahan dalam hal-hal sederhana.

Sekarang musim hujan. Tanaman tumbuh subur alhamdulillah. Semoga saya bisa menjaga amanah. Karena berani menanam berarti harus siap memelihara. Semoga saya selalu sehat untuk terus merawat dan meneruskan hobi ini. Aamiin.