Medvedev Terancam Absen di Indian Wells Setelah Terjebak di Dubai
Latar Media - Jakarta (ANTARA) - Petenis Rusia Daniil Medvedev terjebak di Dubai, dan terancam tidak dapat mengikuti ATP Masters 1000 Indian Wells, setelah wilayah udara negara tersebut ditutup karena ketegangan di Timur Tengah menyusul serangan udara Amerika Serikat terhadap Iran.
Medvedev, yang menjuarai Duty Free Tennis Championships pada Sabtu (28/2), dilaporkan tidak dapat terbang keluar dari Uni Emirat Arab karena Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi masih ditutup.
Menurut laporan media tenis Rusia Bolshe Tennis, Senin, Medvedev saat ini berada di Dubai bersama keluarga dan timnya. Ia kini menginap di apartemen temannya di Dubai dan dalam keadaan aman, setelah sebelumnya menginap di hotel.
Sementara, babak utama BNP Paribas Open di Indian Wells, California, akan berlangsung pada Rabu (4/3). Selain Medvedev, Tallon Grieskpoor, yang mengundurkan diri dari pertandingan final karena cedera, dan Andrey Rublev juga masih berada di Dubai.
Medvedev dijadwalkan berpartisipasi dalam pertandingan ekshibisi ganda campuran Eisenhower Cup di Indian Wells pada Selasa (3/3). Pasangan gandanya adalah bintang muda WTA Rusia, Mirra Andreeva.
Rublev juga dijadwalkan untuk menjadi bagian dari Eisenhower Cup. Pasangan ganda petenis Rusia itu adalah bintang Amerika, Amanda Anisimova.
Semifinalis Dubai Duty Free Tennis Championships Felix Auger-Aliassime, berangkat dengan salah satu penerbangan terakhir yang meninggalkan kota pada hari Sabtu (28/2), menurut Montreal Gazette.
Agennya, Olivier van Lindonk, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa petenis Kanada itu telah sampai di Indian Wells. Auger-Aliassime, yang berada di peringkat delapan dunia, kalah dari Medvedev di semifinal.
Sementara itu, sejumlah petenis di sektor ganda ATP 500 Dubai, termasuk Harri Heliovaara (Finlandia), Mate Pavic (Kroasia), Henry Patten (Inggris), dan Marcelo Arevalo (El Salvador) juga dilaporkan terjebak.
Heliovaara dan Patten mengalahkan Pavic dan Arevalo di final ganda Dubai. Selain itu, sejumlah pelatih serta jurnalis tenis juga masih berada di Dubai.




