Komisi VII Dorong Infrastruktur dan Pembiayaan UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Jateng
Sumber Foto: RRI.co.id
Nasional

Komisi VII Dorong Infrastruktur dan Pembiayaan UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Jateng

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur industri dan kemudahan akses pembiayaan UMKM. Salah satunya pembiayaan UMKM dalam mendorong transformasi ekonomi di Jawa Tengah.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki peluang besar sebagai pusat pertumbuhan industri baru. Seiring berkembangnya Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal.

Namun, pengembangan kawasan tersebut dibarengi kesiapan pasokan utilitas seperti gas dan listrik, serta strategi keberlanjutan lingkungan. Investasi besar harus dipastikan memberi efek berganda bagi masyarakat sekitar, termasuk dengan melibatkan industri kecil dan menengah dalam rantai pasok,” ujar Rahayu, lewat keterangannya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Selain sektor industri, Komisi VII juga menyoroti persoalan klasik UMKM. Terutama pelaku usaha yang belum terjangkau layanan perbankan (unbankable).

Ia menilai perlu ada terobosan skema pembiayaan, percepatan sertifikasi halal, serta penyederhanaan perizinan melalui sistem OSS. Ini dilakukan agar UMKM dapat naik kelas dan terhubung dengan ekosistem industri nasional.

Di bidang pariwisata, perhatian diberikan pada pengembangan kawasan Candi Borobudur sebagai destinasi prioritas. Penguatan konektivitas dan fasilitas pendukung di wilayah penyangga dinilai penting agar manfaat ekonomi tidak terpusat di satu titik.

Komisi VII juga mendorong optimalisasi peran lembaga penyiaran publik. Seperti TVRI, RRI, dan ANTARA dalam mempromosikan potensi daerah dan agenda internasional yang digelar di Jawa Tengah.

“Hasil kunjungan kerja ini akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan Komisi VII DPR RI. Terutama dalam memastikan pembangunan industri, UMKM, dan pariwisata berjalan inklusif serta berkelanjutan,” katanya.