Ketua MPR RI Bahas Investasi dan Keakraban Budaya dengan Delegasi Korea Selatan
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Sorotan Utama

Ketua MPR RI Bahas Investasi dan Keakraban Budaya dengan Delegasi Korea Selatan

Penguatan investasi hingga keakraban budaya menjadi topik yang dibahas saat Ketua MPR RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Woo Won-shik beserta delegasi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

Muzani, saat memberikan keterangan dalam jumpa pers, mengatakan pertemuan berlangsung dengan hangat dan penuh canda. Ini menunjukkan hubungan baik yang terjalin antara Indonesia dan Korea Selatan.

"Dalam pertemuan tersebut, ketua parlemen Korea Selatan berharap hubungan yang sudah cukup bagus, akrab, di berbagai macam tingkat, perdagangan, ekonomi, investasi, bahkan kebudayaan, makin hari makin menunjukkan keakraban," ucapnya.

Ket. Ketua MPR Ahmad Muzani (kiri) menerima kunjungan Ketua Parlemen Republik Of Korea Woo Won Shik (kanan) di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1). Dalam kunjungan tersebut selain membahas soal penguatan kerjasama dalam berbagai sektor strategis seperti perdagangan, ekonomi, investasi, hingga kebudayaan.

Menurut ia, Woo dalam pertemuan tersebut sempat membahas kondisi investor Korea Selatan yang ada di Indonesia. Investor Negeri Ginseng itu disebut mengalami sejumlah persoalan.

"Harapannya persoalan tersebut bisa dikomunikasikan dengan para pemangku kepentingan sehingga investasi yang selama ini sudah berjalan antara Korea Selatan dan Indonesia bisa bertambah baik dan bertambah lancar lagi," katanya.

Terkait hal itu, Muzani memastikan komitmen MPR untuk membantu penyelesaian persoalan investasi di tingkat pemangku kebijakan. Dalam hal ini, pihaknya siap mengomunikasikan permasalahan itu dengan kementerian terkait.

"Ada juga masalah yang kemudian terjadinya di lapangan yang tentu saja harus ditangani di tingkat lokal, tapi dua-duanya kami merasa itu menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Karena itu, kami dengan penuh kesenangan bisa mendengarkan itu dan mudah-mudahan kami bisa membantu agar persoalan itu bisa selesai di lapangan," tuturnya.

Sementara itu, terkait keakraban budaya, Muzani mengatakan masyarakat Korea Selatan merupakan sahabat Indonesia.

Keakraban itu tercermin dari kisah heroik warga negara Indonesia bernama Sugianto yang membantu evakuasi kebakaran hutan di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan. Kisah ini juga disoroti Majelis Nasional Korea Selatan dalam pertemuan tersebut.

"Sugianto menjadi orang yang sangat dikagumi di Korea Selatan, bahkan Presiden Korea Selatan telah memanggilnya, mengundang, untuk mendapatkan kehormatan di Istana Biru di Seoul," ucap Muzani.

Kedua negara berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dijaga.