Kekalahan Persebaya dari Borneo FC Soroti Krisis Striker, Ramadhan Sananta Jadi Solusi Potensial
Sumber Foto: JawaPos.com
Sorotan Utama

Kekalahan Persebaya dari Borneo FC Soroti Krisis Striker, Ramadhan Sananta Jadi Solusi Potensial

Latar Media - SOLOBALAPAN.COM – Kekalahan telak yang dialami Persebaya Surabaya di markas Borneo FC membuka mata banyak pihak tentang masalah serius yang sedang dialami skuad Green Force.

Jika ingin benar-benar fokus mengejar gelar juara musim depan, manajemen wajib segera mendatangkan striker tajam.

Krisis lini depan kini menjadi sorotan utama setelah Persebaya kalah tragis 5-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (9/3/2026).

Hasil memilukan ini memantik reaksi keras dari Bonek yang menilai sektor penyerangan tim kesayangan mereka sedang dalam kondisi darurat.

Lini Depan Ompong, Bruno Moreira "Dikunci"

Absennya striker utama, Mihailo Perovic, karena cedera panjang terbukti berakibat fatal.

Tanpa sosok target man, aliran bola Persebaya terlihat kehilangan arah dan sangat mudah dipatahkan lawan.

Strategi serangan Persebaya saat ini dinilai terlalu bergantung pada kreativitas Bruno Moreira dan Francisco Rivera.

Akibatnya, tim lawan cukup mematikan pergerakan kedua pemain tersebut untuk melumpuhkan seluruh serangan Green Force.

” Maine cuma ngandelno Bruno & Riveira, wong 2 iku dikunci wes gak iso lapo-lapo. Gak duwe target man, bek lawan dadi gak perlu cema s,” tulis salah satu Bonek dalam kritik pedasnya di media sosial.

Persebaya sebenarnya sempat mencoba mendatangkan pemain berusia 23 tahun ini pada bursa transfer paruh musim lalu, namun gagal karena Sananta memilih bertahan di klub Malaysia, DPMM FC.

Namun, peluang untuk mendatangkan Sananta kembali terbuka lebar pada akhir musim nanti.

Sebagai informasi, kontrak Sananta di DPMM FC akan berakhir pada 30 Juni 2026.

Persebaya berpotensi mendapatkan jasanya secara gratis (free transfer) jika menunggu hingga kontraknya habis.

Sananta dikenal berkembang pesat di bawah asuhan Bernardo Tavares saat masih di PSM Makassar.

Mereka menilai, tanpa penyerang haus gol, Persebaya hanya akan menjadi tim medioker di musim depan.