Kejurnas Tenis Junior Banten Jaring Atlet Muda Berpotensi
Serang – Sebanyak 200 petenis junior dari berbagai penjuru Indonesia berkompetisi dalam Kejuaraan Nasional Tenis Junior IMTC – Piala Gubernur Banten 2026. Turnamen ini resmi dimulai pada Sabtu (31/2/2026) di Lapangan Tenis Grup 1 Kopassus, Kota Serang.
Gubernur Banten, Andra Soni, secara langsung membuka kejuaraan tersebut. Ia berharap ajang ini menjadi wadah penting dalam pembinaan atlet muda tenis.
Direktur IMTC, Irawati Moerid, mengungkapkan bahwa tujuan utama kejuaraan ini adalah untuk menjaring bibit-bibit atlet muda potensial.
“Kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi yang menjadi kebanggaan bagi Indonesia,” kata Irawati pada Minggu (1/2/2026).
Peserta turnamen datang dari 70 daerah, termasuk Aceh, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Pertandingan akan berlangsung hingga Kamis, 4 Februari 2026.
Irawati menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Ia berharap para atlet muda dapat merasakan atmosfer kompetisi yang membangun mental juara.
“Tunjukkan permainan terbaik. Jadikan kejuaraan ini untuk mengasah mental juara,” tegasnya.
Gubernur Andra Soni menyatakan komitmennya terhadap pengembangan olahraga di Banten. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memajukan olahraga di Banten dan Indonesia.
“Mudah-mudahan kita menjadi bangsa yang unggul, bangsa tangguh yang tercermin dalam prestasi olahraga,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Banten, bersama KONI Provinsi Banten, terus berupaya menggelar kejuaraan nasional di Banten. Dalam waktu dekat, kejuaraan nasional cabang olahraga catur juga akan diselenggarakan.
“Provinsi Banten juga sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Lampung,” imbuh Andra Soni.
Ketua Panitia, Novriyadi Purwansyah, menjelaskan bahwa kejuaraan ini bertujuan sebagai wadah pembinaan kompetisi berjenjang, memberikan pengalaman bertanding, membangun mental juara, serta memperkuat ekosistem olahraga.
“Termasuk untuk mendorong perekonomian daerah,” pungkasnya.




