Janice Tjen Siap Hadapi Turnamen WTA Setelah Gugur di Dubai
Langkah impresif petenis putri Indonesia, Janice Tjen, di turnamen WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships 2026 akhirnya terhenti. Setelah sukses menumbangkan dua pemain sarat pengalaman, Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez, Janice takluk di babak ketiga dari unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Bertanding di Lapangan Utama Aviation Club Tennis Centre, Dubai, Rabu (18/2/2026), Janice menyerah dua set langsung dengan skor 1-6, 3-6.
Kekalahan ini memberikan pengalaman berharga bagi Janice saat menghadapi jajaran elit tenis dunia. Anisimova, yang kini berperingkat enam dunia, merupakan petenis Top 10 kedua yang dihadapi Janice dalam tur WTA enam bulan terakhir, menyusul pertemuannya dengan peringkat dua dunia, Iga Swiatek, di Doha sepekan sebelumnya.
Gaya Main yang Berbeda
Jika saat melawan Swiatek Janice harus menghadapi heavy topspin dan kecepatan gerak yang luar biasa, kali ini ia mendapat ujian berupa kekuatan (power) murni dari Anisimova. Finalis Wimbledon dan US Open 2025 tersebut memborbardir Janice dengan forehand keras dan backhand mematikan yang menjadi senjata andalannya.
Perbedaan level terlihat jelas di set pertama, di mana Janice kesulitan mengembalikan servis Anisimova. Masalah diperparah dengan persentase servis pertama Janice yang hanya menyentuh angka 37,5 persen, termasuk dua kali double fault di gim kedua.
Memasuki set kedua, performa petenis peringkat 46 dunia itu mulai membaik. Janice sempat dua kali mematahkan servis kedua Anisimova yang melemah, meski sang lawan membalas dengan empat kali mematahkan servis Janice.
"Saya baru kali ini bertemu Janice, tetapi sudah melihat permainannya. Dia mendapat hasil yang baik pada tahun ini," puji Anisimova usai laga.
Persiapan Menuju "Sunshine Swing"
Meski kandas, pencapaian menembus babak ketiga merupakan rekor terbaik Janice di level turnamen WTA 1000 sejauh ini.
Pengalaman berharga di Timur Tengah akan menjadi bekal penting bagi petenis 23 tahun itu untuk menghadapi tur "Sunshine Swing" di Amerika Serikat bulan depan: WTA 1000 Indian Wells (4-15 Maret) dan WTA 1000 Miami (17-29 Maret). Rangkaian tur selama hampir sebulan penuh ini terkenal sangat menuntut fisik dan mental pemain.
Sebelum terjun ke Indian Wells, Janice dijadwalkan akan melakukan pemanasan di turnamen WTA 500 Merida, Meksiko, yang akan berlangsung pada 23 Februari - 1 Maret 2026. Di turnamen ini, Janice akan turun di sektor tunggal dan ganda putri berpasangan dengan Katarzyna Piter, sementara wakil Indonesia lainnya, Aldila Sutjiadi, akan berpasangan dengan Giuliana Olmos.




