Gus Fawait Fokus Benahi Adminduk dan Infrastruktur Pertanian di Tahun Pertama Kepemimpinan
Perbesar
Jumat, 20 Februari 2026 – 17.59 | 912 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Pembenahan layanan administrasi kependudukan (adminduk) dan sektor pertanian menjadi dua fokus penting Bupati Jember Gus Fawait selama tahun pertama kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Kedua sektor tersebut dinilai berkaitan langsung dengan upaya pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam refleksi setahun kepemimpinannya, Fawait mengungkapkan persoalan adminduk sempat menjadi hambatan serius bagi warga, terutama di pedesaan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, terdapat sekitar 66 ribu warga yang belum mendapatkan KTP sejak 2019 hingga 2024 akibat kekurangan blanko.
Akibatnya, banyak warga kesulitan mengakses layanan publik, bantuan sosial, hingga melamar pekerjaan.
“Banyak masyarakat desa harus menempuh perjalanan hingga dua jam ke kota hanya untuk mengurus KTP. Ini bentuk ketidakadilan pelayanan yang harus diperbaiki,” ujarnya.
Pemkab Jember kemudian menyediakan sekitar 68 ribu blanko KTP dan menghadirkan layanan pencetakan dokumen kependudukan di tingkat kecamatan. Dengan kebijakan tersebut, warga di pelosok tidak perlu lagi datang ke kantor dinas di pusat kota untuk mencetak KTP atau dokumen lainnya.
Fawait menyebut langkah tersebut sebagai upaya memenuhi hak dasar masyarakat sekaligus memangkas kesenjangan pelayanan antara warga kota dan desa.
Selain adminduk, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Ia menilai buruknya infrastruktur pertanian selama bertahun-tahun berkontribusi terhadap menurunnya produktivitas pangan dan meningkatnya kemiskinan di pedesaan.
Data pemerintah daerah menunjukkan hampir 70 persen infrastruktur pertanian di Jember dalam kondisi tidak baik, mulai dari jaringan irigasi hingga sarana pendukung lainnya. Dampaknya, luas panen dan produksi padi yang sebelumnya menjadi unggulan Jawa Timur terus menurun.
“Kalau infrastruktur pertanian tidak baik, produksi juga ikut turun. Ini yang ingin kami benahi,” katanya.
Melalui sinergi anggaran APBD dan APBN, Pemkab Jember mengalokasikan dana besar pada 2025 untuk perbaikan irigasi, optimalisasi lahan, bantuan alat dan mesin pertanian, serta penyediaan bibit. Fawait mengklaim anggaran sektor pertanian tahun tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, yang sebagian besar berada di wilayah pedesaan dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Fawait menegaskan, tahun pertama kepemimpinannya difokuskan pada pemulihan pelayanan dasar, termasuk adminduk dan pertanian, sebelum memasuki fase percepatan pembangunan pada tahun berikutnya.
“Pelayanan dasar harus dibenahi dulu agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” ujarnya.
Ia berharap perbaikan di dua sektor tersebut mampu membuka akses layanan publik yang lebih adil serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat Jember di masa mendatang. (dan/ian).
Ian Arieshandy Redaksi
Baca Lainnya
KBIHU Safara Qolby Gelar Walimatus Safar, Bekali Jamaah Raih Haji Mabrur
13 April 2026 - 23:31
Tinjau Puskesmas Mumbulsari, Bupati Fawait Soroti Pelayanan hingga Fasilitas
8 April 2026 - 08:38
Dari Rumah Bocor ke Hunian Layak, Sumiati Rasakan Manfaat Program RTLH di Mumbulsari Jember
8 April 2026 - 08:35
Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi, Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian di Jember
8 April 2026 - 08:33
Puluhan Peserta Ikuti Technical Meeting Lomba dan Kirab Budaya Pasoeroean Tempo Doeloe
3 April 2026 - 16:40
Pemkab Probolinggo Serahkan LKPD Unaudited 2025, Optimis Raih WTP ke-13
31 Maret 2026 - 12:41
Trending di Peristiwa
Jalur Pantura Pasuruan Lumpuh Terendam Banjir, Kendaraan Dialihkan ke Tol
24 Maret 2026
Puluhan Peserta Ikuti Technical Meeting Lomba dan Kirab Budaya Pasoeroean Tempo Doeloe
3 April 2026
Polres Mojokerto Kota Intensifkan Patroli KRYD
28 Maret 2026
Sholawat Kampung Jadi Ruang Aspirasi, Fawait Tambah Insentif Ketua Pengajian di Jember
8 April 2026
Gerakan Indonesia Asri Bergerak di Jember, Tim URC Tambal Jalan Berlubang di 10 Titik
10 Maret 2026




