DPRD Kotim Fokus Peningkatan Infrastruktur Berdasarkan Aspirasi Warga Baamang dan Seranau
Sumber Foto: Berita Seputar Borneo
Nasional

DPRD Kotim Fokus Peningkatan Infrastruktur Berdasarkan Aspirasi Warga Baamang dan Seranau

SB, SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Marudin, memaparkan hasil kegiatan reses di Kecamatan Baamang dan Seranau, Kamis (26/2/2026). Mayoritas aspirasi warga menekankan kebutuhan peningkatan infrastruktur, mulai dari jalan lingkungan, drainase, hingga fasilitas pendidikan.

Di Baamang Barat, peningkatan jalan lingkungan menjadi sorotan utama karena kawasan perumahan terus berkembang. Warga mengusulkan pengaspalan jalan serta pembangunan siring untuk memperkuat badan jalan agar tahan terhadap musim hujan.

Sementara itu, di Baamang Tengah, masyarakat menyampaikan kebutuhan sektor pendidikan dan infrastruktur dasar, seperti penimbunan halaman Lapangan SMP 3, pembangunan pagar sekolah, serta penambahan WC untuk guru dan siswa. Aspirasi lain meliputi pembangunan siring di Jalan Christopher Mihing, pemasangan box culvert di Jalan Desmon Ali, serta PJU dari Jalan Christopher Mihing menuju Baamang Hulu.

Peningkatan jalan juga diusulkan di Komplek Arjuno dan Komplek Bromo, sementara perbaikan drainase di Jalan Muchlan Ali menjadi prioritas karena sering terdampak banjir. Selain itu, pembangunan Kantor Camat Baamang di Jalan Tjilik Riwut juga diharapkan untuk menunjang pelayanan publik.

Di Kelurahan Tanah Mas, warga meminta pengaspalan jalan, pembersihan drainase, rehabilitasi fasilitas umum, serta penyediaan sarana dan prasarana bagi kelompok tani. Untuk desa-desa, fokus utama tetap pada peningkatan jalan, termasuk lanjutan pengaspalan Jalan Pelita di Desa Tinduk, Jalan Tinduk–Kota Besi, serta ruas jalan seberang Jalan Poros Tjilik Riwut menuju Desa Terantang.

Marudin menegaskan, aspirasi warga akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan dan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Kami berharap aspirasi ini bisa masuk dalam perencanaan dan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya. (f1/sb)