DPRD Balikpapan Soroti Pembangunan Terstruktur dan Prioritas Layanan Masyarakat
Latar Media - Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Arah pembangunan Kota Balikpapan dinilai semakin terstruktur dan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Subari, yang menilai sejumlah sektor prioritas menunjukkan perkembangan signifikan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud.
Menurut Subari, pembangunan tidak hanya terlihat dari sisi fisik, tetapi juga dari penguatan layanan dasar masyarakat. Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan disebutnya sebagai tiga pilar utama yang saat ini berjalan beriringan.
Ia menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Balikpapan yang digelar di Royal Mahligai Grand City (RM-GC) atau Golf Driving Range Club, pada Kamis (26/2/2026).
Sebagai legislator dari daerah pemilihan Balikpapan Timur, Subari menegaskan komitmen Fraksi Golkar di DPRD untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah Kota diperiode Rahmad Mas’ud, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Selama kebijakan tersebut berpihak pada kepentingan warga, tentu akan kami dukung, termasuk dalam penguatan anggaran,” ujar Dewan yang merupakan Anggota Fraksi Golkar DPRD Balikpapan itu.
Ia menyoroti keberlanjutan program jaminan kesehatan melalui BPJS sebagai kebutuhan mendesak yang harus tetap diprioritaskan. Di tengah dinamika ekonomi, menurutnya, akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas menjadi fondasi penting kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, sektor pendidikan juga dinilai sebagai investasi strategis jangka panjang. Peningkatan mutu pendidikan diyakini akan memperkuat daya saing sumber daya manusia Balikpapan di masa depan.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur disebut sebagai kunci transformasi ekonomi kota. Terlebih dengan posisi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu.
Subari optimistis, sinergi antara legislatif dan eksekutif akan menjaga kesinambungan program pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Dan baginya, Wali Kota Balikpapan era Rahmad Mas’ud kini terus berkonsistensi dan berkomitmen untuk memajukan infrastruktur sebagai Kota penyangga, di tengah hadirnya Ibu Kota Nusantara.
"Arahan Bapak Gubernur Kaltim jelas, kalau IKN adalah Ibu Kota Indonesia, maka infrastruktur di Balikpapan harus mendukung dan menunjang, karena itu penting buat kota kita yang merupakan penyangga Ibu Kota Nusantara" tutupnya. (lex)




