AHY Luncurkan Podcast InfraMe untuk Tingkatkan Keterlibatan Publik dalam Pembangunan Infrastruktur
Sumber Foto: rentak.id
Nasional

AHY Luncurkan Podcast InfraMe untuk Tingkatkan Keterlibatan Publik dalam Pembangunan Infrastruktur

Latar Media - JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan Podcast InfraMe sebagai ruang komunikasi publik yang lebih terbuka, dialogis, dan partisipatif untuk mengawal pembangunan nasional, Selasa (25/2/2026) di Jakarta.

Melalui platform ini, Kemenko Infra ingin memperkuat keterlibatan masyarakat dalam memahami arah, strategi, serta dampak kebijakan infrastruktur.

Podcast InfraMe merupakan bagian dari komitmen Kemenko Infra dalam memperluas kanal komunikasi dengan publik. Dengan format dialog yang komunikatif dan mendalam, InfraMe diharapkan menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan, prioritas, dan orkestrasi pembangunan infrastruktur lintas sektor.

Pada episode perdana, Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak semata-mata berfokus pada proyek fisik, melainkan harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin menggeser pendekatan dari sekadar membangun sebanyak-banyaknya infrastruktur menjadi membangun yang lebih baik dan lebih berdampak. Pertanyaannya selalu: apa outcome-nya dan apa manfaat langsungnya bagi masyarakat,” ujar AHY.

Ia menekankan bahwa komunikasi publik merupakan bagian integral dari proses pembangunan. Pemerintah, menurutnya, berkewajiban menjelaskan kebijakan dan program secara transparan sekaligus membuka ruang dialog dua arah agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan kritik konstruktif.

“Pembangunan yang baik bukan hanya soal perencanaan teknis, tetapi juga tentang kepercayaan publik yang dibangun melalui komunikasi yang jujur dan terbuka,” katanya.

AHY menjelaskan, infrastruktur merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Konektivitas jalan dan transportasi berkontribusi menurunkan biaya logistik, bendungan dan sistem irigasi meningkatkan produktivitas pertanian, akses air bersih mendukung ketahanan lingkungan, sementara pembangunan sekolah dan fasilitas kesehatan memperkuat fondasi sumber daya manusia.

“Infrastruktur harus menjadi pengungkit kesejahteraan, bukan sekadar simbol pembangunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan peran strategis kementerian koordinator dalam memastikan sinergi lintas sektor berjalan optimal. Filosofinya bukan sekadar mengoordinasikan, melainkan mengorkestrasi kebijakan dan program agar terintegrasi secara vertikal dan horizontal antara pemerintah pusat dan daerah.

“Tanpa koordinasi dan orkestrasi yang kuat, pembangunan berisiko berjalan sendiri-sendiri, tumpang tindih, dan tidak optimal. Karena itu, pendekatan strategic planning menjadi sangat penting agar setiap proyek benar-benar memberikan dampak maksimal,” ujarnya.

Sebagai contoh, AHY menyebut pengelolaan arus Natal dan Tahun Baru yang berjalan lancar dengan penurunan angka kecelakaan sekitar 25 persen, serta kebijakan penurunan harga tiket pesawat hingga 14 persen sebagai hasil sinergi lintas sektor.

“Kolaborasi yang terencana membuktikan bahwa kebijakan lintas kementerian dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus selaras dengan agenda keberlanjutan dan transisi energi, termasuk penguatan transportasi publik, dukungan elektrifikasi kendaraan, serta penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih dan pengendalian banjir.

“Infrastruktur bukan hanya tentang beton dan baja, melainkan tentang harapan, kesejahteraan, dan masa depan. Tidak boleh ada wilayah, generasi, maupun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan,” ujar AHY.

Podcast InfraMe dipandu oleh Staf Khusus Menko Merry Riana dan akan hadir secara berkala sebagai ruang dialog strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor : ameri