Komunitas Jalan Bareng Makassar Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Komunitas Jalan Bareng Makassar Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan

RRI.CO.ID, Makassar – Komunitas jalan kaki Jalan Bareng Makassar hadir sebagai ruang alternatif bagi warga, khususnya anak muda Makassar, untuk membudayakan aktivitas berjalan kaki di tengah kota. Komunitas ini tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana edukasi pengurangan emisi karbon dan polusi udara.

Hal tersebut diungkapkan Rafi, Penggagas Jalan Bareng Makassar dalam program Ngobras RRI Pro1 Makassar, Kamis, 5 Februari 2026. menurutnya berjalan kaki merupakan pilihan sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan dan lingkungan.

Ia menilai kondisi udara di Kota Makassar kini mulai terasa kurang segar, bahkan di pagi hari, sehingga masyarakat perlu mulai beralih ke moda transportasi ramah lingkungan. “Selain sehat, jalan kaki juga membantu mengurangi emisi karbon dan polusi. Makassar sekarang udaranya sudah mulai terasa kurang segar, jadi sebisa mungkin yuk kita jalan kaki,” ujar Rafi.

Menurutnya, Jalan Bareng merupakan komunitas jalan kaki yang juga berfungsi sebagai ruang pertemuan sosial. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja dan mayoritas anggotanya berasal dari latar belakang yang saling tidak mengenal sebelumnya.

“Jalan Bareng itu simpel. Kami adalah komunitas jalan kaki di Makassar dan ruang untuk bertemu teman-teman baru. Harapannya, anak muda Makassar bisa ‘terkontaminasi’ virus jalan kaki,” jelasnya.

Rafi mengungkapkan, lahirnya komunitas ini berangkat dari keresahan terhadap kondisi Kota Makassar yang dinilai belum ramah bagi pejalan kaki. Banyak trotoar dan fasilitas umum yang beralih fungsi sehingga tidak lagi nyaman dan aman digunakan oleh masyarakat.

“Kami masih sering melihat trotoar dan fasilitas umum dipakai bukan untuk pejalan kaki. Ada yang jadi tempat jualan dan sebagainya. Melalui kegiatan rutin ini, kami ingin mengedukasi bahwa jalan kaki itu penting,” tambahnya.

Nama Jalan Bareng dipilih untuk menegaskan semangat kebersamaan. Rafi menekankan bahwa komunitas ini tidak dibangun dari lingkaran pertemanan, melainkan dari individu-individu yang sebelumnya saling asing dan memiliki ketertarikan yang sama terhadap aktivitas berjalan kaki.