Kembalinya Dragon Ball Super: Transformasi Karakter Jadi Fokus Utama
Sumber Foto: Mureks
Sorotan Utama

Kembalinya Dragon Ball Super: Transformasi Karakter Jadi Fokus Utama

Serial anime Dragon Ball Super dikabarkan akan kembali dengan episode-episode baru yang dijadwalkan tayang pada musim gugur 2026. Kebangkitan serial ikonik ini akan dimulai dengan pembuatan ulang arc pertamanya, yang diberi judul Dragon Ball Super: Beerus. Setelah itu, kemungkinan besar akan dilanjutkan dengan mengulang kembali sisa anime yang tayang pada tahun 2015.

Episode-episode baru Dragon Ball Super ini akan menjadi yang pertama kali tayang sejak serial tersebut berakhir pada tahun 2018. Anime yang tayang satu dekade lalu sempat menuai pro dan kontra di kalangan penggemar setia. Namun, menurut pantauan Mureks, Galactic Patrol Saga yang akan datang diprediksi akan membuktikan bahwa Dragon Ball Super melakukan satu hal lebih baik daripada Dragon Ball Z, yakni dalam hal transformasi karakter.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Transformasi Karakter yang Lebih Unik dan Personal

Transformasi kekuatan adalah salah satu elemen paling ikonik dalam waralaba Dragon Ball. Meski banyak bentuk Super Saiyan populer berasal dari anime tahun 1989, Dragon Ball Super dinilai menyajikan transformasi dengan cara yang lebih baik. Bukan karena presentasinya yang lebih memukau atau signifikansinya dalam narasi, melainkan karena setiap transformasi kini unik bagi karakternya, mencerminkan sifat dan ciri khas masing-masing petarung.

Sebagai contoh, Ultra Instinct milik Goku sangat cocok dengan karakternya yang cenderung tidak banyak berpikir, baik di dalam maupun di luar pertarungan. Sementara itu, Galactic Patrol Saga akan memperkenalkan Ultra Ego milik Vegeta, sebuah nama yang sangat pas untuk transformasi yang unik bagi sang pangeran Saiyan. Bentuk ini secara esensial memberikan Vegeta kekuatan yang lebih besar saat ia menerima kerusakan, memainkan kecenderungannya untuk menerima pukulan sebelum menyadari bahwa ia meremehkan lawan.

Tren ini dimulai dengan Ultra Instinct Goku dan terus berlanjut. Dalam Dragon Ball Super: Super Hero yang rilis tahun 2022, Gohan mendapatkan peningkatan kekuatan uniknya sendiri yang disebut Beast, yang mencerminkan amarah primal yang selalu memungkinkan Saiyan setengah manusia ini untuk mengungguli penjahat yang lebih kuat. Piccolo juga diberikan bentuk Orange-nya, yang unik untuk ras Namekian dan dicapai dengan bantuan Shenron serta Dragon Balls.

Memiliki jalur kekuatan yang unik bagi setiap karakter jauh lebih menarik untuk diikuti daripada hanya melihat mereka semua mengejar satu sama lain untuk mencapai level Super Saiyan yang baru. Kembalinya Dragon Ball Super akan mengantar era baru bagi waralaba ini, dan tidak ada cara yang lebih baik untuk melakukannya selain dengan menampilkan para petarung terkuat dalam serial ini memamerkan kekuatan mereka dengan cara yang unik dan personal.