New Mexico Perbarui Penyelidikan Kasus Jeffrey Epstein di Peternakan Zorro
New Mexico kembali membuka penyelidikan terhadap kemungkinan aktivitas ilegal di Peternakan Zorro, properti yang sebelumnya dimiliki oleh terpidana pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein. Pengumuman ini disampaikan oleh Jaksa Agung Raul Torrez pada Kamis, 20 Februari 2026, merujuk pada informasi baru yang terungkap dalam dokumen-dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang baru-baru ini dibuka.
Penyelidikan kriminal terkait Jeffrey Epstein di New Mexico telah dibuka kembali.
Fokus utama penyelidikan adalah dugaan aktivitas ilegal di bekas properti Epstein, Peternakan Zorro.
Pembukaan kembali ini dipicu oleh terungkapnya berkas-berkas baru dari FBI.
Jaksa Agung New Mexico, Raul Torrez, memimpin upaya penyelidikan yang diperbarui ini.
Peternakan Zorro merupakan salah satu lokasi yang terkait dengan dugaan kejahatan Epstein.
Penyelidikan Ulang Setelah File FBI Terbuka
Kantor Jaksa Agung New Mexico menyatakan bahwa “pengungkapan yang diuraikan dalam file FBI yang sebelumnya disegel memerlukan pemeriksaan lebih lanjut” terhadap penyelidikan negara bagian sebelumnya mengenai Peternakan Zorro, yang berlokasi dekat kota Stanley. Penyelidikan awal tersebut sempat dihentikan pada tahun 2019 atas permintaan jaksa federal di New York.
Pada tahun yang sama, Epstein ditangkap dan didakwa atas kasus perdagangan anak di bawah umur untuk tujuan seks. Beberapa bulan kemudian, pada Agustus 2019, Epstein ditemukan meninggal di selnya di fasilitas penahanan federal di Manhattan, yang oleh pemeriksa medis disebut sebagai bunuh diri.
Lebih dari 3,5 juta file pemerintah terkait Epstein telah dipublikasikan secara daring pada 30 Januari, sebagai respons terhadap undang-undang yang mewajibkan perilisannya. Catatan Mureks menunjukkan, file-file ini menjadi dasar kuat bagi New Mexico untuk kembali menelusuri kasus tersebut.
Dampak Skandal Epstein dan Desakan Akuntabilitas
Pengumuman New Mexico ini datang beberapa jam setelah Andrew Mountbatten-Windsor, mantan pangeran keluarga kerajaan Inggris, ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan publik. Penangkapan tersebut terkait dengan tuduhan bahwa mantan pangeran itu mengirim dokumen rahasia pemerintah kepada Epstein.
Skandal Epstein juga telah memaksa pengunduran diri pejabat tinggi di pemerintahan Inggris. Namun, di Amerika Serikat, para kritikus menyoroti bahwa belum ada perombakan serupa di pemerintahan menyusul rilis file-file tersebut. Penangkapan Mountbatten-Windsor pada Kamis telah memperbarui seruan untuk akuntabilitas bagi mereka yang terlibat dalam kejahatan Epstein di AS.
Spekulasi telah lama beredar mengenai lingkaran sosial Epstein yang berpengaruh, termasuk persahabatan masa lalu dengan mantan Presiden AS Donald Trump dan hubungan dengan pemerintah asing, termasuk Israel. Para kritikus mempertanyakan bagaimana hubungan tersebut mungkin telah melindungi Epstein selama hidupnya.
Pada tahun 2008, Epstein dihukum karena permintaan dan pengadaan anak di bawah umur untuk seks di Florida, tetapi ia membuat kesepakatan pembelaan yang secara luas dianggap ringan. Ia akhirnya menjalani 13 bulan dari hukuman 18 bulan.
Departemen Kehakiman AS tetap berpegang pada pendirian bahwa mereka tidak menemukan bukti perilaku kriminal di luar dakwaan terhadap Epstein dan mantan kekasihnya, Ghislaine Maxwell, yang saat ini menjalani hukuman 20 tahun.
Komisi Kebenaran dan Langkah Selanjutnya
Anggota parlemen AS, bagaimanapun, berulang kali menuduh Departemen Kehakiman tidak sepenuhnya transparan. Di New Mexico, tekanan semakin meningkat untuk menyelidiki koneksi Epstein ke negara bagian tersebut. Sebuah komisi kebenaran yang diluncurkan oleh anggota parlemen negara bagian mengadakan pertemuan pertamanya awal pekan ini.
Panel beranggotakan empat orang perwakilan negara bagian ini ditugaskan untuk menyelidiki tuduhan bahwa Peternakan Zorro mungkin telah menjadi lokasi pelecehan seksual dan perdagangan seks. Anggota parlemen negara bagian juga menuntut jawaban mengapa Epstein tidak terdaftar sebagai pelaku kejahatan seks di New Mexico setelah ia mengaku bersalah pada tahun 2008 di Florida.
Kantor Jaksa Agung Torrez menyatakan akan bekerja sama dengan komisi tersebut dan mencari akses ke file kasus federal yang lengkap dan tidak disunting terkait Epstein. “Seperti halnya masalah kriminal potensial lainnya, kami akan mengikuti fakta ke mana pun mereka mengarah, mengevaluasi dengan cermat pertimbangan yurisdiksi, dan mengambil tindakan investigasi yang sesuai, termasuk pengumpulan dan pelestarian bukti relevan yang masih tersedia,” kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan.
Epstein membeli Peternakan Zorro seluas 2.480 meter persegi (26.690 kaki persegi) pada tahun 1993 dari Gubernur Demokrat Bruce King. Properti tersebut kemudian dijual oleh perkebunan Epstein pada tahun 2023.




