Latar Media - Komisi Eropa menegaskan bahwa diplomasi adalah satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah yang belum terpecahkan antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu setelah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Pernyataan tersebut muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran, di mana Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata dengan Teheran telah berakhir. Tindakan ini memicu kekhawatiran akan potensi konflik yang lebih luas di kawasan.
Juru bicara Komisi Eropa, Anouar El Anouni, menegaskan pentingnya semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata. Ia juga menyebutkan perlunya pelaksanaan Resolusi 2817 Dewan Keamanan PBB dan mengingatkan agar tidak ada tindakan yang dapat mengganggu proses diplomatik yang sedang berlangsung. Saat ditanya mengenai kejelasan status gencatan senjata pasca pernyataan Trump, El Anouni menyatakan posisi Uni Eropa sudah jelas dan tidak menimbulkan kebingungan.
Meski aksi permusuhan kembali terjadi, Uni Eropa tetap mendesak semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata dan menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi yang ada.