Latar Media - Uni Eropa telah memerintahkan Google untuk membuka akses sistem Android dan data mesin pencarian Search bagi para kompetitor. Langkah ini memungkinkan pengguna untuk memilih chatbot AI, seperti Claude (Anthropic) dan ChatGPT (OpenAI), sebagai asisten AI utama di perangkat Android, bukan hanya Gemini yang didorong oleh Google.
Perintah ini merupakan bagian dari upaya Uni Eropa untuk menegakkan Digital Markets Act (DMA) yang bertujuan mengurangi dominasi perusahaan teknologi besar di pasar digital. Keputusan tersebut mewajibkan Google memberikan akses setara bagi asisten AI pihak ketiga terhadap fitur sistem dan perangkat keras pada ponsel berbasis Android.
Kebijakan ini memungkinkan pengguna untuk memilih asisten AI seperti ChatGPT, Claude, atau Perplexity sebagai asisten utama yang terintegrasi di perangkat mereka. Asisten pihak ketiga tersebut diharapkan memiliki kemampuan yang sebanding dengan Gemini, termasuk interaksi dengan aplikasi dan respons terhadap perintah suara.
Apabila Google tidak mematuhi perintah ini, Komisi Eropa dapat menjatuhkan denda hingga 10 persen dari total pendapatan tahunan global perusahaan. Google telah menyampaikan keberatan terhadap aturan tersebut, dengan alasan risiko terhadap privasi dan keamanan pengguna. Perusahaan memastikan akan menjaga standar keamanan dan privasi yang ketat bagi pengguna di wilayah Eropa.