Transformasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Melalui Sertifikasi dan Kayu Olahan
Ekonomi

Transformasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Melalui Sertifikasi dan Kayu Olahan

Latar Media - Koperasi Pertanian Hiep Thuan berhasil meningkatkan luas hutan bersertifikat pengelolaan hutan berkelanjutan dari 239 hektar pada tahun 2017 menjadi 1.558,33 hektar saat ini, melibatkan 273 rumah tangga. Hal ini menandakan perubahan signifikan dalam pengelolaan hutan di wilayah tersebut.

Awal Kejadian

Direktur Koperasi Pertanian Hiep Thuan, Bapak Nguyen Huu Duong, menyatakan bahwa pada awalnya, petani sering menjual serpihan kayu dari pohon yang baru berumur 4-5 tahun, yang menghasilkan pendapatan rendah. Untuk mengatasi masalah ini, koperasi menghubungkan rantai pasokan dari benih hingga konsumsi, dengan memberikan subsidi biaya pemeliharaan dan menyediakan bibit berkualitas tinggi.

Perkembangan

Koperasi ini juga berkomitmen untuk membeli produk dengan harga 5-7% lebih tinggi dari harga pasar, yang membangun kepercayaan di kalangan anggota. Selain itu, model kerja sama dengan Perusahaan Investasi dan Pengembangan Kehutanan Quang Nam berpotensi memperluas sertifikasi hutan hingga lebih dari 8.117 hektar pada tahun 2026 dengan melibatkan 1.345 rumah tangga. Sebanyak 183 kursus pelatihan dan 64 lokakarya telah diselenggarakan untuk mengubah praktik penanaman hutan kayu besar.

Kondisi Terakhir

Dinas Perlindungan Hutan Da Nang melaporkan bahwa produksi kayu mencapai 1,9 juta m3/tahun, namun lebih dari 80% dari hutan yang ada digunakan untuk penebangan kayu kecil. Meskipun demikian, lebih dari 33.000 hektar hutan telah tersertifikasi, membantu produk memenuhi peraturan anti-deforestasi Uni Eropa. Dinas menyatakan bahwa hutan kayu besar tidak hanya menghasilkan keuntungan lebih tinggi, tetapi juga berkontribusi pada perlindungan lingkungan. Rencana strategis hingga tahun 2030 mencakup pengembangan 45.000 hektar hutan kayu besar dengan produktivitas rata-rata 20 m³/ha/tahun.

You can share this post!