Latar Media - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ia bukan sekadar bulan ibadah yang memperbanyak puasa, tarawih, dan tilawah Al-Qur'an. Ramadhan juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, merawat ukhuwah, dan menghadirkan dakwah yang benar-benar menyentuh kehidupan umat.
Di tengah kesibukan aktivitas Ramadhan tahun ini, saya berkesempatan membersamai agenda Syiar Ramadhan Keluarga Besar Kabupaten Mempawah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Huda, yang terletak di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten , Kalimantan Barat.
Perjalanan menuju desa ini menjadi pengalaman tersendiri. Dari pusat kota menuju wilayah pedesaan, terasa jelas bahwa denyut kehidupan masyarakat di desa masih sangat kuat dengan nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang bertemu, belajar, dan berbagi.
Bagi saya pribadi, menyapa umat di akar rumput selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Ada ketenangan batin ketika bisa duduk bersama masyarakat desa, mendengar cerita mereka, sekaligus berbagi refleksi tentang makna kehidupan dan nilai-nilai Ramadhan. Dalam momen seperti ini, dakwah terasa lebih hidup karena ia hadir dalam percakapan yang hangat dan sederhana.
Agenda syiar Ramadhan kali ini diinisiasi oleh sinergi organisasi di lingkungan Muhammadiyah. Para pengurus bekerja sama menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba-lomba untuk adik-adik di desa. Kegiatan ini menghadirkan suasana masjid yang penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan bernuansa Islami. Ada yang tampil percaya diri, ada pula yang masih malu-malu, namun semuanya menghadirkan semangat yang menggembirakan.
Keceriaan tersebut menyimpan makna yang lebih dalam. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diajak merasakan bahwa masjid adalah ruang yang menyenangkan. Mereka belajar bahwa agama tidak selalu hadir dalam bentuk yang kaku, tetapi juga dapat hadir melalui kegiatan yang menggembirakan dan penuh kebersamaan.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, menanamkan kecintaan kepada agama sejak usia dini menjadi sangat penting. Anak-anak yang terbiasa datang ke masjid, mengikuti kegiatan keagamaan, dan merasakan kebersamaan dalam lingkungan yang positif akan memiliki fondasi spiritual yang lebih kuat di masa depan.
Selain kegiatan lomba, agenda ini juga diisi dengan pembagian paket Ramadhan kepada para muallaf binaan serta adik-adik yatim dhuafa di sekitar desa. Momen ini selalu menjadi bagian yang paling menyentuh. Ketika paket Ramadhan dibagikan, terlihat senyum yang tulus dari mereka yang menerima.
Senyum tersebut sering kali menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari hal-hal besar. Kadang ia hadir dari perhatian sederhana, dari kepedulian kecil yang dirasakan sebagai bentuk kasih sayang dan persaudaraan.