Redaksi AMBARITA NEWS Pertanyakan Pola Komunikasi Terkait Permintaan Takedown Berita
Latar Redaksi

Redaksi AMBARITA NEWS Pertanyakan Pola Komunikasi Terkait Permintaan Takedown Berita

Latar Media - Redaksi ambaritanews.com mengungkapkan keprihatinan atas komunikasi yang diterima setelah menerbitkan serangkaian berita mengenai penanganan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras golongan tertentu di Kabupaten Pemalang.

Awal Kejadian

Setelah menerbitkan berita terkait dugaan penanganan dua pria yang diamankan oleh aparat, redaksi melakukan konfirmasi kepada Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pemalang, AKP Wahyudi Wibowo, melalui aplikasi WhatsApp. Konfirmasi ini menjadi dasar untuk menerbitkan berita lanjutan yang mempertanyakan keberadaan dua pria dalam video di Mapolres Pemalang.

Perkembangan

Pada malam hari setelah berita kedua terbit, redaksi dihubungi oleh seorang yang mengaku bernama Ridho dari Media Hub POLRI. Dalam percakapan tersebut, Ridho menyarankan agar berita yang telah dipublikasikan diturunkan dan memberikan pandangan mengenai pentingnya konfirmasi kepada kepolisian. Dia juga menyebutkan jaringan media yang dimiliki dan beberapa nama pejabat negara untuk menjelaskan latar belakangnya.

Kondisi Terakhir

Menanggapi permintaan tersebut, redaksi menegaskan bahwa proses jurnalistik telah dilakukan sesuai ketentuan yang ada. Redaksi menyatakan bahwa keberatan terhadap isi berita seharusnya disampaikan melalui hak jawab, hak koreksi, atau prosedur penyelesaian sengketa pers. Mereka juga mengingatkan bahwa penghapusan berita tidak dapat dilakukan secara sepihak, dan seharusnya komunikasi terkait keberatan dilakukan langsung kepada redaksi. Redaksi mengharapkan penegakan hukum yang profesional dan transparan terhadap dugaan peredaran obat keras, serta menekankan bahwa perhatian utama adalah kepastian hukum dalam kasus ini.

You can share this post!