Latar Media - Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Kyokuto mengadakan Rapat Rutin di Purwakarta pada Sabtu siang, yang dihadiri oleh pengurus PUK dan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) SPAMK FSPMI Purwakarta.
Rapat Rutin ini menjadi sarana evaluasi program kerja serta penguatan langkah organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan. Beberapa agenda yang dibahas meliputi penguatan organisasi, peninjauan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), kelanjutan perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), strategi perundingan upah tahun 2027, dan permintaan penjelasan tentang bonus semester I tahun 2026.
Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Kyokuto, Wasep Subastian, menekankan pentingnya penguatan organisasi sebagai prioritas utama. Ia menyatakan bahwa aktivitas organisasi belakangan ini mengalami penurunan, sehingga diperlukan semangat baru dari seluruh pengurus dan anggota. Menurutnya, kegiatan organisasi harus kembali digiatkan agar tidak hanya berjalan karena segelintir orang.
Rapat juga menyoroti pembenahan di bidang P2K3, di mana pengurus meminta perusahaan memberikan kejelasan mengenai lisensi operator (SIO) dan memastikan peralatan kerja memenuhi standar kelayakan. Wasep Subastian menegaskan bahwa keselamatan kerja adalah hak setiap pekerja yang harus diutamakan.
Ketua PUK mengingatkan pengurus dan anggota agar tidak terlena dengan keadaan saat ini. Ia mengajak semua kader untuk kembali mengingat tujuan awal berdirinya organisasi, yaitu memperjuangkan hak, melindungi pekerja, dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Pengurus dan anggota diharapkan aktif dan solid agar organisasi dapat kuat.