Latar Media - Model pertanian multi-nilai yang berfokus pada teknologi tinggi dan urbanisasi semakin berkembang di Hanoi, dengan contoh nyata dari dua usaha di bidang pertanian yang memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal.
Koperasi Dan Hoai di komune Dan Phuong telah mengembangkan kompleks rumah kaca anggrek seluas hampir 10 hektar, menjadi salah satu model produksi pertanian berteknologi tinggi terbesar di Hanoi. Setelah lebih dari 12 tahun beroperasi, luas lahan perkebunan anggrek terus bertambah dan saat ini membudidayakan sekitar 70.000 tanaman anggrek dalam lebih dari 20 warna. Di sisi lain, Bapak Vu Van Luc mendirikan perkebunan anggur di komune Vinh Thanh, yang kini mencakup area seluas 4 hektar dengan 2,5 hektar diperuntukkan bagi kebun anggur, menanam 5 varietas anggur utama dan 20 varietas yang sedang diuji.
Model pertanian ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Koperasi Dan Hoai memanfaatkan teknologi modern dalam pengelolaan siklus produksi anggrek, sementara Bapak Luc membuka kebun anggurnya untuk pengunjung, mendiversifikasi sumber pendapatan keluarganya. Saat ini, terdapat lebih dari 400 model pertanian multi-nilai di Hanoi, yang menyumbang sekitar 40% dari total nilai produksi sektor pertanian, menandakan pentingnya pertanian multi-nilai dalam restrukturisasi perkotaan menuju pertanian berkelanjutan.
Pemerintah Hanoi, melalui Resolusi No. 02-NQ/TW, menekankan pentingnya pergeseran pola pikir dari produksi pertanian tradisional ke pengembangan ekonomi pertanian perkotaan. Fokus kini adalah meningkatkan nilai tambah per unit lahan, sehingga pertanian menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi kota. Dalam upaya ini, Hanoi juga merencanakan pengembangan pertanian berteknologi tinggi sebagai tantangan utama untuk periode 2026-2030, dengan dukungan kebijakan dan mekanisme khusus untuk memfasilitasi inovasi dan penerapan teknologi baru dalam sektor pertanian.