Latar Media - Perwakilan Tinggi Uni Eropa Kaja Kallas mengucapkan selamat kepada Menteri Luar Negeri Le Hoai Trung atas pengangkatannya ke posisi baru dan tanggung jawab penting yang dipercayakan kepadanya oleh Partai dan Negara Vietnam.
Menyatakan kegembiraannya bahwa Vietnam dan Uni Eropa baru-baru ini telah meningkatkan hubungan mereka menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif selama kunjungan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa ke Vietnam, Perwakilan Tinggi Uni Eropa sangat mengapresiasi prospek kerja sama antara Uni Eropa dan Vietnam; percaya bahwa kedua belah pihak memiliki banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama di masa depan, terutama di bidang keamanan maritim dan perlindungan infrastruktur maritim yang penting.
Perwakilan senior Uni Eropa juga menyatakan keinginan untuk bertemu dengan Menteri Le Hoai Trung dalam kerangka Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-UE yang dijadwalkan akan berlangsung di Brunei untuk melanjutkan diskusi tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.
Menteri Luar Negeri Le Hoai Trung menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kontribusi positif dan penting dari Perwakilan Tinggi Uni Eropa Kaja Kallas dalam mempromosikan dan mengembangkan hubungan Vietnam-Uni Eropa di masa lalu.
Mengenai hasil Kongres Nasional Partai Komunis Vietnam ke-14 dan tujuan utama Vietnam dari sekarang hingga 2030 dan 2045, Menteri Le Hoai Trung menegaskan bahwa Vietnam selalu menghargai hubungannya dengan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.
Menteri merasa senang mencatat bahwa hubungan bilateral telah berkembang positif dalam beberapa waktu terakhir, dengan kepercayaan politik yang terus diperkuat; ekonomi, perdagangan, dan investasi merupakan kekuatan pendorong utama hubungan tersebut; Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA) telah efektif, menjadikan Vietnam sebagai mitra dagang terbesar Uni Eropa di ASEAN dan mitra dagang terbesar keempat Uni Eropa bagi Vietnam. Kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi muncul sebagai pilar strategis baru kerja sama.
Menteri menyarankan agar kedua belah pihak terus memperkuat pemahaman dan kepercayaan politik, memperluas kerja sama perdagangan dan investasi, serta mempromosikan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga pertukaran dan koordinasi yang erat guna mendorong implementasi efektif kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-UE, serta memperkuat kerja sama antara UE dan ASEAN di masa mendatang.
Terkait isu Laut Cina Selatan, kedua belah pihak menekankan pentingnya mematuhi hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982, dan menjaga perdamaian serta stabilitas di kawasan dan dunia.