Latar Media - Perlombaan pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat telah memunculkan modus kriminal baru berupa pencurian material konstruksi, dengan kerugian yang diperkirakan mencapai 35 miliar dolar AS per tahun.
Laporan dari Business Insider mengungkap bahwa pencuri kini mulai memburu kabel tembaga dan peralatan mahal yang dikirim ke lokasi pembangunan data center. Baru-baru ini, penyidik menemukan dua trailer curian di dekat Chicago berisi perlengkapan data center senilai sekitar 1,3 juta dolar AS.
Satu trailer diketahui berisi kabel tembaga senilai 300.000 dolar AS yang dicuri di Alabama, sedangkan trailer lainnya membawa perlengkapan infrastruktur senilai 1 juta dolar AS yang diambil dari Florida. Situasi ini menggambarkan bagaimana setiap pengiriman material berharga untuk data center menjadi peluang bagi para pencuri.
Ledakan AI tidak hanya menciptakan tantangan terkait penggunaan energi dan air, tetapi juga memunculkan ekonomi kriminal baru. Pertanyaan pun muncul mengenai potensi peralihan para pengangguran di masa depan ke industri pencurian yang sedang berkembang ini.