Pencabutan Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia, Mensesneg Berupaya Temukan Solusi
Sumber Foto: ANTARA News Jawa Barat
Konteks Liputan

Pencabutan Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia, Mensesneg Berupaya Temukan Solusi

Jakarta (ANTARA) - Pihak Istana mencabut kartu liputan wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, setelah insiden tanya jawab dengan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengambil langkah untuk mencari solusi bersama Biro Pers Sekretariat Presiden terkait hal ini.

Pencabutan kartu identitas pers tersebut terjadi pada Sabtu, 27 September 2023, setelah Diana Valencia mengajukan pertanyaan yang dianggap di luar konteks pada saat Presiden Prabowo kembali dari lawatan kenegaraan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

“Kita cari jalan keluar terbaik lah. Kami sudah menyampaikan kepada Biro Pers untuk mencoba berkomunikasi dan mencari penyelesaian terbaik,” ujar Prasetyo Hadi setelah rapat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, pada malam hari yang sama.

Prasetyo menambahkan bahwa mereka akan terus membangun komunikasi dengan pihak CNN Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini. Rencananya, pertemuan antara Biro Pers dan CNN Indonesia akan dilaksanakan pada hari Senin, 29 September 2023.

Menanggapi pencabutan kartu identitas tersebut, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV, Titin Rosmasari, mengonfirmasi bahwa tindakan itu dilakukan oleh seorang petugas Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden pada pukul 19.15 WIB di kantor CNN Indonesia. Titin menyatakan bahwa pihaknya terkejut dengan keputusan tersebut, terutama karena tidak ada penjelasan resmi yang diberikan.

CNN Indonesia juga telah mengirimkan surat kepada BPMI dan Menteri Sekretaris Negara untuk meminta klarifikasi terkait keputusan pencabutan ID pers tersebut. “Kami tentu mempertanyakan alasan pencabutan ID Pers ini,” kata Titin. Ia menekankan bahwa pertanyaan yang diajukan Diana Valencia kepada Presiden Prabowo mengenai program MBG adalah kontekstual dan relevan bagi publik.

Dengan pertemuan yang dijadwalkan pada Senin pagi, CNN Indonesia berharap dapat menemukan titik terang mengenai masalah yang telah memicu perhatian ini.