Pemain Timnas Indonesia Terkena Dampak Kebijakan Baru Liga Belanda
Internasional

Pemain Timnas Indonesia Terkena Dampak Kebijakan Baru Liga Belanda

Latar Media - Pemain Timnas Indonesia menerima kabar buruk terkait kebijakan baru yang diterapkan oleh klub-klub Eredivisie di Belanda. Kebijakan ini mengharuskan klub mengeluarkan biaya lebih besar untuk merekrut pemain yang tidak memiliki paspor Uni Eropa.

Awal Kejadian

Kebijakan baru ini merupakan bagian dari regulasi ketenagakerjaan Pemerintah Belanda mengenai perekrutan tenaga kerja dari luar Wilayah Ekonomi Eropa (EEA). Dengan adanya aturan ini, peluang transfer pemain Indonesia ke Liga Belanda semakin terhambat, terutama bagi klub-klub dengan anggaran terbatas.

Perkembangan

Menurut laporan media Belanda, Voetbal International, batas minimal gaji untuk pemain non-Uni Eropa akan meningkat lagi pada musim 2026/2027. Pemain berusia 21 tahun ke atas yang tidak memiliki paspor Uni Eropa harus mendapatkan gaji minimal sekitar 630 ribu euro per tahun, setara hampir Rp12 miliar, agar memenuhi syarat izin kerja. Kenaikan ini mencatatkan rekor tertinggi sejak aturan tersebut diberlakukan.

Kondisi Terakhir

Kebijakan ini berakar dari hukum migrasi tenaga kerja yang mengedepankan alasan kuat bagi perusahaan dalam mempekerjakan pekerja dari luar EEA. Klub-klub di Belanda harus mempertimbangkan dengan matang sebelum merekrut pemain non-Uni Eropa, mengingat tidak semua klub memiliki kapasitas finansial untuk membayar gaji yang tinggi kepada pemain yang belum terbukti kualitasnya. Meski ada pengecualian bagi pemain muda, tantangan tetap ada bagi pemain Timnas Indonesia yang ingin berkarier di Belanda.

You can share this post!