Parlemen Uni Eropa Setujui Kebijakan Suaka Lebih Ketat
Internasional

Parlemen Uni Eropa Setujui Kebijakan Suaka Lebih Ketat

Latar Media - Christine Mhundwa

10.03.2026

Parlemen Uni Eropa menyetujui aturan suaka baru yang mempercepat penolakan permohonan dan memungkinkan pemindahan pengungsi ke negara lain. Aktivis HAM menyebut kebijakan ini sebagai “serangan terhadap hak suaka” di tengah menguatnya pengaruh sayap kanan.

Iklan

Parlemen Uni Eropa menyetujui aturan baru yang membuat permohonan suaka lebih mudah ditolak dan memungkinkan pencari suaka dipindahkan ke negara ketiga yang dianggap “aman”, bahkan tanpa hubungan langsung dengan negara tersebut. Kebijakan ini mencakup daftar “negara asal aman” seperti Tunisia, India, dan Turki, sehingga permohonan dari warga negara tersebut bisa ditolak lebih cepat.

Aturan ini lolos setelah koalisi tengah-kanan dan sayap kanan mendukungnya, sebagai bagian dari upaya memperketat kebijakan migrasi di Eropa. Namun, kelompok HAM dan sejumlah anggota parlemen memperingatkan langkah ini dapat melemahkan hak atas suaka.

You can share this post!