Menjalani Ramadan dengan Hobi Membaca dan Menulis
Lifestyle

Menjalani Ramadan dengan Hobi Membaca dan Menulis

Latar Media - Work from home di bulan Ramadan tampaknya menjadi salah satu anugerah yang tak dapat dijelaskan. Begitu banyak hal menyenangkan menyapa, salah satunya rasa gembira karena dapat menjalani berbagai hobi di tengah-tengah diri yang sedang berpuasa. Di antara banyaknya kegiatan menyenangkan, berikut tiga hobi yang selalu aku usahakan ada setiap Ramadan tiba:

1. Membaca Buku

Kegemaran membaca buku mungkin akan selalu menjadi hal yang aku syukuri, sebab ternyata diri ini masih diberi kesempatan untuk dapat merasakan kegembiraan dari kumpulan lembar yang penuh oleh tulisan. Padahal sebagian pihak malah menganggap kegiatan ini cukup membosankan, bahkan memusingkan.

Membaca di bulan Ramadan mengingatkanku pada Firman pertama yang disampaikan kepada Rasulullah, di mana ayat tersebut berisi sebuah seruan untuk membaca. Dan menjalani hobi membaca saat puasa benar-benar menyenangkan, apalagi setiap Ramadan tiba biasanya akan banyak penerbit buku dan komunitas literasi mengadakan kegiatan membaca rutin selama satu bulan penuh.

Mengikuti kegiatan seperti ini sangat membantuku untuk meredam 'Reading slump' yang biasa menjangkit para pembaca. 2026 ini merupakan tahun kedua aku ikut aktif terlibat dalam acara-acara tersebut. Di bulan ini, event membaca bisa tembus puluhan. Namun menyesuaikan kemampuan, biasanya aku hanya mengikuti 2-3 kegiatan saja.

2. Menulis

Kegemaran lain yang aku jalani selama berpuasa adalah menulis. Kegiatan ini adalah jalan ninja untuk mempertahankan kualitas otak. Orang-orang biasanya bilang"Menulis salah satu cara merawat pahala", hal tersebut karena (pasti) akan selalu ada kebaikan dari sebuah tulisan yang dipublikasi atau disampaikan.

Menulis juga menjadi kegiatan yang sangat mendorongku untuk senantiasa produktif, namun walau begitu ujian dari menulis kadang lebih besar dari membaca. Bagiku, menjaga kekonsistenan menulis lebih sulit dari pada membaca.

Berlandaskan hal tersebut tentu aku memerlukan ruang yang mendorongku tetap disiplin untuk rutin menulis, dan di Ramadan ini aku bertemu dengan Ramadan Bercerita yang diadakan oleh Kompasiana. Kegiatan ini menemaniku selama berpuasa tahun ini dan amat sangat membantu imajinasi serta kreativitas menulisku terus mengalir.

You can share this post!