Latar Media - Kekayaan intelektual kini menjadi sumber daya penting dalam produksi dan bisnis, sejalan dengan perkembangan inovasi dan transformasi digital. Penemuan, perangkat lunak, merek dagang, dan hasil penelitian ilmiah dapat dimanfaatkan melalui berbagai cara seperti pengalihan, pemberian lisensi, dan kemitraan investasi.
Bapak Nguyen Hoang Giang, Wakil Direktur Kantor Kekayaan Intelektual, menyatakan bahwa perubahan dalam Undang-Undang Kekayaan Intelektual telah menambah ketentuan untuk mendukung penciptaan dan eksploitasi komersial hak kekayaan intelektual. Kantor Kekayaan Intelektual berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempromosikan nilai hak ini dan berkontribusi pada produksi, bisnis, dan pembangunan sosial ekonomi.
Penentuan nilai kekayaan intelektual menjadi kunci untuk mengubah ide kreatif menjadi nilai ekonomi. Proses ini penting untuk transaksi seperti pengalihan dan perizinan, serta mendukung pengelolaan aset. Namun, penentuan nilai wajar seringkali sulit dilakukan karena aset kekayaan intelektual bersifat tidak berwujud dan nilai tersebut bergantung pada berbagai faktor, termasuk potensi eksploitasi komersial dan posisi pasar.
Para ahli menyatakan bahwa pengembangan pasar perdagangan kekayaan intelektual dan teknologi penting untuk mengubah potensi ini menjadi nilai ekonomi. Namun, kegiatan penilaian di Vietnam masih menghadapi kendala, seperti kurangnya data tentang perjanjian transfer dan lisensi serta informasi referensi yang tidak lengkap. Tantangan lainnya adalah perbedaan pandangan di antara pemangku kepentingan mengenai nilai aset.
Penting untuk membedakan antara "penilaian" dan "penaksiran". Penilaian dilakukan oleh instansi atau organisasi negara, sedangkan penaksiran dilakukan oleh profesional sesuai hukum. Global, aset tak berwujud kini menyumbang proporsi besar terhadap nilai bisnis. Namun, penggunaan hak kekayaan intelektual untuk tujuan keuangan masih terbatas di banyak negara akibat kesulitan dalam penentuan nilai.
Para ahli menyarankan pengembangan basis data transaksi kekayaan intelektual dan peningkatan kapasitas penilai untuk mendorong kegiatan penilaian. Dengan menghilangkan hambatan penilaian, hasil inovatif dan teknologi akan memiliki peluang lebih besar untuk berkontribusi pada pengembangan pasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan nilai perusahaan.