Latar Media - Kompas.tv
Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya
PYONGYANG, KOMPAS.TV - Adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Yo-jong mendapatkan jabatan baru di partai buruh.
Pentingnya jabatan yang ia emban bahkan membuatnya mendapatkan hadiah khusus senapan sniper baru dari Kim Jong-un.
Kim Yo-jong dipastikan mendudui jabatan sebagai Direktur Departemen Urusan Umum Partai Buruh (WPK) yang berkuasa.
Baca Juga: Rezim Kim Jong-un Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Agresi Ilegal dan Keterlaluan
Dikutip dari Yonhap, Sabtu (28/2/2026), Kim Yo-jong dipromosikan sebagai kepala departemen pertemuan pleno di tengah Kongres Partai Buruh.
Tetapi rincian jabatan resminya tak diungkapkan pada saat itu.
Namun, Kantor Berita Korea Utara (KCNA) menyebutnya sebagai Direktur Departemen Urusan Umum Komite Sentral WPK untuk pertama kalinya pada Sabtu.
Ia juga dicantumkan sebagai salah satu kader partai, dan komandan militer utama Korea Utara, yang menerima jenis senapan sniper baru dari Kim Jong-un sebagai hadiah khusus.
Kim Yo-jong yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur departemen propaganda dan agitasi partai, kerap mengeluarkan pesan yang ditujukan kepada Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS).
Ia secara khusus, mengeluarkan pernyataan-pernyataan tajam yang menargetkan Seoul di tengah hubungan antar-Korea yang renggang.
Kim Yo-jong disebut sebagai salah satu penerus Kim Jong-un.
Baca Juga: Iran Merasa Berhak Merespons Serangan AS-Israel karena Sesuai Piagam PBB
Kim Yo-jong yang disebut sebagai sosok ambisius diyakini bakal bersaing dengan putri Kim Jong-un, Kim Ju-ae sebagai penerusnya.
Sebelumnya, Badan Intelijen Korea Selatan (NIS) memberikan pengarahan bahwa Kim Ju-ae berpotensi besar menjadi penerus Kim Jong-un.
Kim Ju-ae memang kerap dibawa Kim Jong-un ke sejumlah acara penting, sejak muncul di muka publik pada 2021.
TAG : korea utara kim jong-un kim yo-jong partai buruh senapan sniper
Sumber : Yonhap
KOMPASTV SHORTS
PDIP Ingatkan PSI: Jokowi Jadi Presiden Selama 2 Periode karena PDI Perjuangan #short
Motif Kasus Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Pelaku Ditangkap di Bandar Lampung #short
Massa di Bandar Lampung Gelar Aksi Tolak Kedatangan Jokowi yang Sedang Safari Politik #short
Data 5 Calon Manajer KDKMP dan KNMP Meninggal saat Latsarmil #short
WELCOME TO NEWSROOM STUDIO KOMPASTV #short
Lihat Semua
BERITA LAINNYA
KOMPAS DUNIA
AS Klaim Serang Fasilitas Militer Iran Usai Dugaan Pelanggaran Gencatan Senjata | KILAS KOMPAS
28 Juni 2026, 00:39 WIB
KOMPAS DUNIA
Selebrasi Ikonik 'Viking Row' Mendunia! Tim Medis hingga Anggota Parlemen Tak Mau Ketinggalan
28 Juni 2026, 00:39 WIB
KOMPAS DUNIA
Suporter Iran Harap-Harap Cemas Menanti Kepastian Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
28 Juni 2026, 00:30 WIB
Peristiwa
Dudung Pastikan SOP Latsarmil SPPI Dijalankan, Pemerintah Tetap Evaluasi Program | KOMPAS MALAM
28 Juni 2026, 00:29 WIB
KOMPAS DUNIA
AS Bombardir Iran Lagi, Tuding Teheran Serang Kapal Komersil di Hormuz | KOMPAS MALAM
28 Juni 2026, 00:23 WIB
Jawa Timur
Kuasa Hukum Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Motif Kematian ASN Bangkalan di Juanda | KOMPAS MALAM
28 Juni 2026, 00:19 WIB
Jabodetabek
Malam Puncak Perayaan HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI Jadi Hiburan Warga | KOMPAS MALAM
28 Juni 2026, 00:11 WIB
Peristiwa
Menko Zulkifli: Pemerintah Siap Dialog Bahas MBG, Tapi Jangan Diusir
28 Juni 2026, 00:02 WIB
Jawa Tengah dan DIY
KontraS Lakukan Pendampingan Hukum terhadap Demonstran yang Diamankan Polisi | KOMPAS MALAM
28 Juni 2026, 00:02 WIB
KOMPAS DUNIA
Curi Perhatian! Menteri Swedia Ajak Bayi Hadiri Rapat Uni Eropa
28 Juni 2026, 00:01 WIB