Latar Media - TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tak terasa Ramadan 1447 H ijriah segera berakhir, momen menyenangkan saat menunggu berbuka puasa bersama keluarga dan teman selalu menjadi kenangan.
Hal ini yang dirasakan Anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike, bulan Ramadan menurutnya selalu membawa nuansa ketenangan dan kehangatan.
"Ramadan yang selaku diingat pasti saat menunggu waktu berbuka ya," kata Yuke kepada TribunJakarta.com.
War Takjil atau berburu santapan buka puasa juga jadi bagian yang tak terlupakan, kebiasaan unik masyarakat Indonesia itu kerap dia lakukan sejak kecil hingga sekarang.
"Mencari bukaan kayak kolak, kolang kaling, timun suri, takjil ya di Ramadan doang adanya, makan gorengan sama lontong dan teman-temannya, sama teh anget itu enggak terlupakan," ujarnya.
Suasana saat berbuka puasa juga selalu dia kenang, makan takjil gorengan dan lontong selalu mengeyangkan bersama keluarga dan teman terdekat.
Bahkan menurut Yuke, momen-momen seru rencana berbuka puasa kerap ditunggu-tunggu dan menjadi agenda yang dinanti setiap Ramadan.
"Yang ngangenin itu ya susana mencari takjilnya, kadang dari siang udah mulai cari-cari mau buka pake apa ya," ujar dia.
Memori masa kecil Yuke saat bulan Ramadan juga tak kalah seru, dia beberapa kali tinggal berpindah tempat mengikuti lokasi dinas orang tuanya.
"Saya pernah tinggal di beberapa kota, banyak ngangenin makanan khas di setiap kota, kayak saya di Samarinda, pas puasa gini saya kangen banget sama kue talamnya," ucap Yuke.
Yuke menambahkan, Ramadan juga selalu menjadi momentum untuk mengintrospeksi diri dalam segala hal.
Ramadan juga dijadikan sebagai sarana melatih kesabaran, kejujuran dan selalu menjaga kepada kebaikan.
Berita Lainnya