Latar Media - Kebakaran hutan besar-besaran melanda Eropa, mengakibatkan evakuasi massal di Prancis dan Spanyol, serta kebakaran terburuk dalam lebih dari seabad di Norwegia.
Menurut AFP, hingga 25 Juli, lebih dari 166.000 orang dievakuasi di Prancis dan Spanyol akibat kebakaran hutan yang mengancam pemukiman dan destinasi wisata. Di Prancis, sekitar 141.000 orang dievakuasi, dan kebakaran telah menghancurkan lebih dari 50 rumah dekat Bordeaux. Di Spanyol, sekitar 25.000 orang dievakuasi di wilayah Madrid. Di Norwegia, kebakaran hutan terbesar dalam lebih dari seabad berhasil dikendalikan setelah lima hari, tetapi lebih dari 100 rumah hancur dan lebih dari 400 orang dievakuasi.
Para ahli menyatakan bahwa gelombang panas dan cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran hutan di seluruh Eropa.
Sementara itu, di Timur Tengah, ketegangan antara pasukan Houthi dan Arab Saudi meningkat. Pada tanggal 25 Juli, Houthi melancarkan serangan rudal ke kota Jizan di Arab Saudi sebagai respons terhadap serangan udara Arab Saudi yang menargetkan posisi Houthi di Yaman. Di sisi lain, dalam konflik Ukraina-Rusia, Ukraina melancarkan serangan drone ke gudang Wildberries, menuduh perusahaan tersebut mendukung militer Rusia. Insiden ini diikuti oleh serangan rudal Rusia ke pameran senjata di dekat Kyiv, yang menewaskan sedikitnya 10 orang.