Latar Media - JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka rangkaian Jakarta Ramadan Festival pada Jumat (27/2/2026). Agenda yang berlangsung hingga 31 Maret 2026 itu memadukan kegiatan keagamaan, budaya, hiburan, serta program belanja untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, festival tahun ini mengusung tema "Mudik ke Jakarta". Peluncuran digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
Menurutnya, tema tersebut mengajak masyarakat menikmati suasana Ramadan dan Lebaran di ibu kota. Sejumlah program disiapkan, termasuk Jakarta Light Festival dan Jakarta Festive Wonder.
Di sektor pariwisata dan perhotelan, berbagai promo ditawarkan oleh PHRI DKI, Astindo DKI, serta Jakarta Experience Board. Insentif yang diberikan antara lain paket menginap bayar dua malam gratis satu malam di 26 hotel, voucher belanja di delapan outlet ITC Group, potongan harga destinasi wisata, diskon tiket pesawat Citilink dan Kereta Api Indonesia tujuan Jakarta, hingga paket tur privat keliling kota.
Pram menyebut, Pemprov DKI juga menyiapkan kemudahan bagi pelaku usaha agar dapat memberikan potongan harga lebih besar kepada masyarakat.
"Kami akan memberikan kemudahan, termasuk insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan hotel agar mereka bisa memberikan diskon signifikan. Pada puncaknya, saya yakin diskonnya bisa sampai 70 persen," ujar Pram.
Sebanyak 101 pusat belanja ambil bagian dalam Jakarta Festive Wonder dengan target transaksi Rp 15 triliun, meningkat dari capaian sebelumnya Rp 13 triliun. Program ini menghadirkan potongan harga hingga 70 persen, midnight sale, undian belanja, gerai UMKM, serta kampanye pembayaran non-tunai menggunakan QRIS.
Sejumlah agenda seni dan religi turut meramaikan festival. Jakarta Light Festival bertema "Ramadan Light in Jakarta" digelar pada 19 Februari hingga 24 Maret 2026.
Selain itu, Harmoni Ramadan Jakarta hadir setiap pukul 16.00-17.30 WIB dengan penampilan hadroh, marawis, qosidah, dan nasyid.
Atraksi Jakarta Rebana Ramadan Kolosal digelar pada 27 Februari 2026 di Bundaran HI menjelang waktu berbuka puasa. Pertunjukan ini memadukan rebana tradisional dengan aransemen modern dalam format ensambel besar di ruang terbuka.
Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, Pemprov DKI mengadakan Pasar Murah dan Bazar Ramadan di tingkat kecamatan, RPTRA, serta halaman Balai Kota. Komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging ayam.
Di bidang ekonomi kreatif, Jakarta Eid Modest Fashion 2026 diselenggarakan di Tanah Abang sebagai ruang kolaborasi desainer nasional dan pelaku UMKM sekaligus memperkuat citra Jakarta sebagai pusat fesyen muslim dan ekonomi kreatif.
Rangkaian acara juga mencakup perayaan Hari Raya Nyepi melalui pawai ogoh-ogoh serta kegiatan sosial dan budaya di sejumlah wilayah Jakarta.
Pada malam takbiran, 19 Maret 2026, akan digelar pertunjukan air mancur bertajuk Eid Mubarak Jakarta di Bundaran HI.
Pram mengimbau, masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disiapkan selama periode Ramadan dan Idulfitri di Jakarta.
"Daripada macet-macet atau belanja ke luar negeri, lebih baik tetap tinggal di Jakarta. Jakarta menyediakan segalanya," katanya.
Untuk mendukung mobilitas saat Idulfitri, Pemprov DKI menggratiskan layanan transportasi umum di Jakarta. Selain itu, disiapkan program mudik gratis dengan 690 bus bagi sekitar 26.500 warga.
Terkait keamanan, Pram memastikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang.